Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui kegiatan Gerakan Pungut Sampah (GPS) yang dilaksanakan di lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembiasaan positif yang bertujuan menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini. Jumat, 08/05/2026.
Gerakan Pungut Sampah dilaksanakan oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan MIN 2 Kota Palembang di area halaman madrasah, taman, lorong kelas, dan sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan ini berlangsung pada jam pembiasaan pagi sebelum proses belajar mengajar dimulai.
Program tersebut dilaksanakan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan asri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter agar peserta didik memiliki kesadaran menjaga kebersihan secara mandiri.
Kepala MIN 2 Kota Palembang Ibu Siti Ajnaimah, menjelaskan bahwa Gerakan Pungut Sampah bukan hanya kegiatan membersihkan lingkungan semata, tetapi juga bagian dari pendidikan moral dan pembentukan kebiasaan baik bagi siswa.
“Melalui Gerakan Pungut Sampah ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman,” ujar beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa nilai kebersihan sangat erat kaitannya dengan ajaran agama Islam. Dalam kehidupan sehari-hari, siswa perlu dibiasakan memahami bahwa kebersihan merupakan bagian dari keimanan.
“Sebagai madrasah, kami mengajarkan bahwa Annadhofatu minal iman atau kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, menjaga lingkungan madrasah adalah bentuk ibadah dan tanggung jawab kita bersama,” tambah Ibu Siti Ajnaimah.
Gerakan Pungut Sampah dilakukan dengan cara siswa bersama guru memungut sampah yang berada di sekitar lingkungan madrasah, kemudian memilah dan membuangnya ke tempat sampah yang telah disediakan. Kegiatan ini dilakukan secara tertib dan penuh semangat.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk memahami pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan area yang digunakan bersama. Pembiasaan ini diharapkan mampu membentuk karakter disiplin dan rasa tanggung jawab.
Selain itu, program GPS juga bertujuan membangun empati siswa terhadap lingkungan sekitar serta menghargai kerja keras petugas kebersihan yang setiap hari menjaga kebersihan madrasah.
Siswa diajarkan bahwa lingkungan yang bersih bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi merupakan kewajiban seluruh warga madrasah. Dengan demikian, tumbuh kesadaran komunal untuk menjaga fasilitas bersama.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa. Mereka tampak antusias mengikuti gerakan pungut sampah dan bekerja sama membersihkan lingkungan madrasah.
Para guru juga memberikan arahan langsung kepada siswa mengenai cara menjaga kebersihan, memilah sampah, serta pentingnya membiasakan hidup bersih baik di madrasah maupun di rumah.
Dengan adanya program ini, MIN 2 Kota Palembang berharap siswa tidak hanya cerdas dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, disiplin, dan bertanggung jawab. Lingkungan madrasah yang bersih dan asri juga akan memberikan kenyamanan bagi seluruh warga madrasah dalam melaksanakan proses belajar mengajar setiap hari.
Gerakan Pungut Sampah menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu memungut sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. MIN 2 Kota Palembang terus berkomitmen menghadirkan berbagai program positif demi mencetak generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan. (an)
