Palembang Kemenag Sumsel
Dalam semangat menumbuhkan budaya literasi sejak dini, MIN 2 Kota Palembang meresmikan Pojok Baca sebagai salah satu program unggulan literasi di lingkungan madrasah. Peresmian ini dilaksanakan pada Jumat (18/07/2025) di area strategis madrasah yang kini disulap menjadi ruang baca mini yang nyaman, menarik, dan inspiratif.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Listya Yustikarini yang secara simbolis meresmikan pojok baca dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” dan menggunting pita disaksikan oleh siswa-siswi dan seluruh dewan guru. Momen ini menjadi penanda dimulainya pemanfaatan ruang literasi baru yang ditujukan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi peserta didik.
Dalam sambutannya, Ibu Listya menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas inisiatif dan kolaborasi seluruh tim dalam mewujudkan pojok baca ini. “Pojok baca ini bukan sekadar tempat membaca, tetapi simbol bahwa kita serius dalam menanamkan budaya literasi. Semoga tempat ini menjadi tempat lahirnya pemikiran-pemikiran cerdas, kritis, dan kreatif dari siswa-siswi MIN 2 Kota Palembang,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan harapan besar kepada seluruh siswa untuk memanfaatkan pojok baca dengan sebaik-baiknya. “Saya ucapkan selamat kepada anak-anak kami. Manfaatkan pojok baca ini sebagai teman dalam belajar, berpikir, dan bermimpi. Buku adalah jendela dunia—dari pojok kecil inilah, kalian bisa melihat dunia yang luas dan penuh peluang,” tutur beliau penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi madrasah yang dikoordinatori oleh Ibu Mesa Inas, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Literasi MIN 2 Kota Palembang. Dalam laporannya, Ibu Mesa menyampaikan bahwa pojok baca ini dirancang sebagai sarana literasi yang ramah anak, mudah diakses, dan mampu menciptakan kebiasaan membaca secara menyenangkan.
“Tujuan kami adalah menghadirkan ruang baca yang dekat dengan siswa, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional. Kami ingin anak-anak merasa nyaman, tertarik, dan akhirnya terbiasa membaca,” ujar Mesa Inas. Ia juga menambahkan bahwa pojok baca ini akan dilengkapi secara berkala dengan berbagai jenis buku: fiksi, non-fiksi, cerita Islami, ensiklopedia anak, dan buku-buku penunjang pelajaran.
Sebagai bagian dari pembiasaan literasi, Tim Literasi MIN 2 Kota Palembang akan menjadwalkan waktu khusus bagi siswa untuk membaca di pojok baca, termasuk kegiatan “15 Menit Membaca Sebelum Belajar”, serta lomba resensi dan pojok review bacaan dari siswa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi aktif siswa dengan bacaan.
Pojok baca ini juga mendapat sambutan antusias dari siswa yang terlihat senang dengan hadirnya fasilitas baru tersebut. Guru-guru pun menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengintegrasikan kegiatan literasi ini ke dalam proses pembelajaran di kelas.
Dengan adanya pojok baca ini, MIN 2 Kota Palembang semakin menegaskan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan dan akademik, tetapi juga berkomitmen terhadap penguatan karakter, salah satunya melalui literasi. Harapannya, pojok baca ini menjadi awal dari banyak langkah maju untuk mencetak generasi yang gemar membaca dan berpikir kritis. (an)
