Palembang Kemenag Sumsel
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Palembang menggelar rapat pendidikan yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ibu Siti Ajnaimah, pada hari Kamis, 31/07/2025. Rapat ini dilaksanakan di ruang pertemuan madrasah dan dihadiri oleh Tim ANBK serta pengawas madrasah, Bapak Raden Muhammad Tohir, Fokus utama dalam rapat tersebut adalah membahas evaluasi Rapor ANBK tahun sebelumnya serta strategi dan kesiapan pelaksanaan ANBK tahun 2025.
Dalam pembukaan rapat, Ibu Siti Ajnaimah menegaskan pentingnya persiapan sejak dini demi meningkatkan kualitas hasil asesmen tahun depan. Ia menyampaikan bahwa Rapor ANBK merupakan cerminan mutu pendidikan di madrasah, baik dari sisi literasi, numerasi, maupun karakter peserta didik. “Hasil ANBK harus menjadi cermin untuk terus berbenah. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal proses pembelajaran yang harus lebih bermakna,” ujar Ibu Siti.
Sementara itu, Bapak Raden Muhammad Tohir, memberikan apresiasi terhadap keseriusan MIN 2 Palembang dalam menindaklanjuti hasil ANBK. Ia mengingatkan bahwa ANBK bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi alat ukur penting dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah secara nasional. “Madrasah harus bertransformasi, dan ANBK ini menjadi salah satu instrumen strategis dalam proses itu,” ucap Bapak Tohir.
Rapat juga membahas tindak lanjut dari temuan Rapor ANBK tahun 2024, yang menunjukkan bahwa masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam kemampuan literasi numerasi siswa. Tim ANBK memberikan pemaparan data dan analisis serta menawarkan beberapa solusi berbasis data untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Beberapa program intervensi pembelajaran akan disusun sebagai bagian dari strategi perbaikan.
Sebagai bagian dari rencana aksi, madrasah akan mulai mengintegrasikan pembiasaan soal-soal berbasis ANBK ke dalam kegiatan belajar harian, serta melakukan pelatihan guru dalam penyusunan asesmen berbasis higher order thinking skills (HOTS). Selain itu, akan diadakan simulasi ANBK secara berkala guna mengukur kemajuan siswa dan kesiapan teknis perangkat.
Dalam tanggapannya, Ibu Siti menambahkan bahwa pihak madrasah juga akan membangun sinergi lebih kuat antara guru, wali murid, dan siswa untuk menyukseskan ANBK 2025. “Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan persiapan yang matang, kita bisa mencetak hasil yang lebih baik. ANBK bukan beban, tapi peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah kita,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh pihak akan berkomitmen penuh dalam pelaksanaan program peningkatan mutu pembelajaran berbasis hasil ANBK. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan bahwa semua langkah strategis berjalan sesuai rencana. Dengan semangat kolaborasi ini, MIN 2 Kota Palembang optimistis menghadapi ANBK 2025 dengan lebih siap dan bermutu. (an)
