min2palembang.sch.id Berita Kepala MIN 2 Kota Palembang Hadiri Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2025

Kepala MIN 2 Kota Palembang Hadiri Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2025

Palembang Kemenag Sumsel

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, menghadiri kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Kamis hingga Jumat, 21–22 Agustus 2025, bertempat di Hotel Sintesa Peninsula Palembang. Kamis, 21/08/2025

Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Syafitri Irwan pada Kamis, 21 Agustus 2025. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya transformasi pendidikan berbasis nilai-nilai kasih sayang, akhlak, dan cinta sebagai pondasi utama pembentukan karakter siswa di madrasah.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Bunyamin M. Yapid, yang merupakan Staf Khusus/Tenaga Ahli Menteri Agama RI. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pada aspek afeksi dan spiritualitas, serta mengedepankan nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Selatan, serta para Kepala Madrasah Negeri mulai dari tingkat MI, MTs, hingga MA. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memahami arah kebijakan kurikulum baru yang akan diterapkan secara bertahap mulai tahun 2025 mendatang.

Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kurikulum berbasis cinta sangat relevan dengan kebutuhan zaman dan tantangan pendidikan saat ini. “Kurikulum ini tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual peserta didik. Ini adalah langkah besar dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ibu Siti Ajnaimah menambahkan bahwa madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis agama memiliki peran penting dalam mengimplementasikan kurikulum ini secara utuh. “Kami di MIN 2 Kota Palembang siap mendukung dan menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Ini menjadi momentum untuk memperkuat karakter siswa melalui pendekatan yang lebih manusiawi dan penuh kasih,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan simulasi integrasi kurikulum dalam RPP serta perangkat pembelajaran lainnya. Para peserta juga diberikan materi pendukung berupa modul dan pedoman teknis implementasi kurikulum, yang dirancang untuk memudahkan adaptasi di lingkungan madrasah masing-masing.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para kepala madrasah dan pejabat Penmad dapat menjadi motor penggerak dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan kurikulum ini di satuan pendidikan masing-masing. Kementerian Agama menargetkan seluruh madrasah sudah mulai menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara bertahap mulai tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi tonggak penting dalam reformasi pendidikan madrasah di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan. Semangat kolaboratif dan antusiasme peserta menjadi modal utama dalam mensukseskan visi besar pendidikan nasional yang inklusif, holistik, dan berlandaskan pada nilai cinta dan kasih sayang. (an)

11 Likes

Author: Andri