Palembang Kemenag Sumsel
Dalam rangka menertibkan administrasi pembelajaran dan memastikan kelayakan jumlah jam mengajar bagi guru bersertifikasi, operator aplikasi EMIS GTK MIN 2 Kota Palembang mulai melakukan penginputan jadwal mengajar guru pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan agenda rutin awal tahun ajaran baru untuk memverifikasi jumlah jam mengajar yang sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama.
Penginputan ini dilakukan oleh operator resmi EMIS GTK madrasah, Ibu Nadila, yang dengan teliti memasukkan jadwal mengajar masing-masing guru ke dalam sistem. Sesuai regulasi, guru bersertifikasi wajib memenuhi minimal 24 jam pelajaran (JP) linear sesuai dengan mata pelajaran yang menjadi bidang sertifikasinya.
Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Listya Yustikarini, menyampaikan dukungannya terhadap proses ini. “Penginputan jadwal di EMIS GTK ini sangat penting, bukan hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga untuk memastikan keadilan dan akuntabilitas dalam proses pemberian tunjangan profesi guru. Saya mengapresiasi kerja keras operator dan seluruh guru yang telah menyusun jadwal secara tertib dan transparan,” ujar beliau.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak. “Saya harap seluruh guru bersertifikasi benar-benar memantau dan memastikan bahwa jam mengajarnya sesuai. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai pendidik profesional,” tambah Ibu Listya dalam arahannya pada kegiatan koordinasi intern madrasah.
Sementara itu, operator EMIS GTK MIN 2 Kota Palembang, Ibu Nadila, menjelaskan bahwa penginputan data ini akan berlangsung secara bertahap dan disesuaikan dengan jadwal definitif yang telah ditetapkan madrasah. “Kami memulai input sejak Rabu, 16 Juli 2025, dan akan terus meng-update data sesuai perkembangan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjamin keakuratan data jadwal dan mendukung proses validasi tunjangan profesi guru,” jelasnya.
Ibu Nadila juga mengimbau para guru untuk kooperatif dalam menyerahkan jadwal mengajar dan memastikan linieritas mata pelajaran dengan bidang sertifikasi. “Saya harap para guru dapat memeriksa kembali rincian jadwal yang sudah dikirim, agar tidak ada kesalahan dalam entri data. Data yang akurat akan mempermudah proses verifikasi oleh admin,” tambahnya.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh beberapa guru dan staf tata usaha MIN 2 Kota Palembang sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi kerja. Sebagian guru juga melakukan pengecekan langsung ke ruang operator untuk memastikan jadwal yang diinput sudah sesuai dengan realita di lapangan.
Penginputan ini merupakan bagian dari sistem integrasi nasional berbasis digital yang digunakan oleh Kementerian Agama untuk memantau dan mengelola data guru secara terpusat. Dengan adanya aplikasi EMIS GTK, pengelolaan data guru menjadi lebih efisien, akurat, dan terstandar.
Melalui kegiatan ini, MIN 2 Kota Palembang menegaskan komitmennya terhadap tertib administrasi, profesionalisme guru, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen madrasah. Diharapkan proses ini berjalan lancar dan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. (an)
