Palembang, Kemenag Sumsel.
Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, para guru dan pegawai MIN 2 Kota Palembang mengadakan kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jalan yang rusak di sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis pagi (22/05/2025), di kawasan Pakjo, Kota Palembang, tempat madrasah tersebut berada.
Kerusakan jalan yang menjadi perhatian ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu terakhir, sehingga menyebabkan lubang-lubang besar dan genangan air di beberapa titik. Kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan, terutama bagi siswa, guru, yang melintas.
Dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan kereta dorong, para guru dan pegawai bekerja sama secara bergiliran untuk menambal jalan berlubang serta merapikan sisi kiri dan kanan jalan yang tergenang air. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga menjelang siang hari, melibatkan hampir seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan MIN 2 Kota Palembang.
Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Listya Yustikarini, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh civitas madrasah dalam menjaga lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya penting untuk kenyamanan fisik, tetapi juga sebagai pembelajaran nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial bagi seluruh warga madrasah.
“Gotong royong ini bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Kami ingin siswa melihat langsung bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari pendidikan itu sendiri,” ujar Ibu Listya.
Salah satu guru yang turut aktif dalam kegiatan ini, Bapak Wisno, juga mengungkapkan kebanggaannya bisa terlibat langsung. Menurutnya, gotong royong seperti ini menjadi momen yang mempererat hubungan antarguru sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan yang nyata.
“Kami senang bisa turun langsung, bekerja bersama demi kebaikan bersama. Ini bukan hanya soal jalan, tapi tentang rasa memiliki terhadap lingkungan madrasah. Semoga ini bisa menginspirasi siswa dan masyarakat sekitar,” kata Bapak Wisno.
Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi singkat dan harapan agar ke depan perbaikan jalan dapat dilakukan secara lebih permanen melalui kerja sama dengan pihak terkait. Meski bersifat swadaya, semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh keluarga besar MIN 2 Kota Palembang menjadi contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan yang patut diapresiasi. (an)
