Palembang Kemenag Sumsel
Tim Adiwiyata MIN 2 Kota Palembang mengikuti kegiatan Zoom Meeting Evaluasi Penilaian Program Adiwiyata Nasional. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Tim Adiwiyata MIN 2 Kota Palembang sebagai bagian dari rangkaian pembinaan dan evaluasi terhadap kesiapan madrasah dalam mengikuti penilaian Program Adiwiyata Nasional. Selasa, 30/06/2026
Kegiatan evaluasi tersebut dipandu oleh narasumber dari instansi pembina Program Adiwiyata, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama jajaran pembina daerah. Dalam sesi ini, peserta memperoleh berbagai arahan mengenai hasil evaluasi dokumen, pemenuhan indikator penilaian, penyempurnaan administrasi, serta penguatan implementasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di madrasah. Program Adiwiyata merupakan program nasional yang bertujuan mewujudkan satuan pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui kebijakan, pembelajaran, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, setiap madrasah diberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi sekaligus menerima masukan terhadap dokumen yang telah diunggah. Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh data yang disampaikan benar-benar mencerminkan implementasi Program Adiwiyata di lingkungan madrasah sehingga proses penilaian nasional dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala MIN 2 Kota Palembang Siti Ajnaimah menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi madrasah untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan madrasah.
“Evaluasi ini bukan sekadar proses penilaian administrasi, tetapi menjadi sarana bagi kami untuk terus memperkuat budaya peduli lingkungan di MIN 2 Kota Palembang. Kami berharap seluruh warga madrasah tetap menjaga komitmen, bekerja sama, dan terus berinovasi sehingga nilai-nilai Adiwiyata benar-benar menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Siti Ajnaimah.
Sementara itu, Ketua Tim Adiwiyata MIN 2 Kota Palembang, Silvia Libraeni, mengungkapkan bahwa berbagai masukan yang diberikan selama kegiatan akan segera ditindaklanjuti oleh tim sebagai bentuk penyempurnaan dokumen maupun implementasi program di lapangan.
“Alhamdulillah, melalui evaluasi hari ini kami memperoleh banyak masukan yang sangat konstruktif terhadap data dan dokumen penilaian Adiwiyata. Semua catatan yang diberikan akan segera kami lengkapi dan perbaiki agar sesuai dengan indikator penilaian. Kami optimistis, dengan kerja sama seluruh warga madrasah, MIN 2 Kota Palembang mampu memberikan hasil terbaik pada Penilaian Adiwiyata Nasional tahun ini,” jelas Silvia Libraeni.
Pada kesempatan yang sama, narasumber dari KLH/BPLH, Ibu Aap, mengapresiasi semangat seluruh sekolah dan madrasah yang mengikuti proses evaluasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Program Adiwiyata tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen, tetapi juga dari konsistensi penerapan budaya peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap setiap madrasah terus melakukan penyempurnaan berdasarkan hasil evaluasi yang diberikan. Yang paling utama adalah bagaimana budaya peduli lingkungan benar-benar hidup di lingkungan madrasah, melibatkan seluruh warga madrasah, dan dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Dokumen menjadi bukti, tetapi implementasi nyata adalah tujuan utama Program Adiwiyata,” tutur Ibu Aap
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan evaluasi ini, MIN 2 Kota Palembang menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan madrasah sekaligus memperkuat budaya hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter peserta didik. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh tim, MIN 2 Kota Palembang optimistis mampu memberikan hasil terbaik dalam Penilaian Adiwiyata Nasional Tahun 2026. (an)
