Palembang Kemenag Sumsel
Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Palembang terus menunjukkan komitmen dalam menumbuhkan semangat nasionalisme melalui kegiatan latihan pengibaran bendera Merah Putih. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pematangan latihan sekaligus evaluasi kemampuan para siswa yang tergabung dalam tim petugas upacara bendera. 14/01/2026
Latihan pengibaran bendera tersebut berlangsung di halaman MIN 2 Kota Palembang dengan suasana penuh semangat dan kedisiplinan. Para siswa mengikuti setiap tahapan latihan dengan serius, didampingi langsung oleh pelatih yang juga merupakan guru MIN 2 Kota Palembang, Bapak Mustika.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar mampu melaksanakan tugas sebagai petugas upacara dengan baik, rapi, dan penuh tanggung jawab. Selain itu, latihan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter disiplin, kerja sama, dan rasa cinta tanah air sejak dini.
Dalam latihan tersebut, siswa mendapatkan pembinaan menyeluruh mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga teknik baris-berbaris yang benar. Setiap gerakan dilatih secara berulang agar tercipta keseragaman dan kekompakan antaranggota tim.
Bentuk latihan yang dilakukan meliputi latihan baris-berbaris dasar seperti sikap sempurna, sikap istirahat, hadap kanan dan kiri, serta balik kanan. Latihan ini menjadi fondasi utama dalam membentuk postur dan sikap yang tegap saat upacara berlangsung.
Selain itu, siswa juga dilatih khusus dalam formasi pengibaran bendera, mulai dari posisi awal, langkah tegap menuju tiang bendera, hingga teknik menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih dengan benar dan penuh penghormatan.
Latihan pengaturan langkah dan tempo juga menjadi fokus utama. Para siswa diajarkan untuk melangkah serempak sesuai aba-aba, sehingga gerakan terlihat rapi dan selaras saat ditampilkan dalam upacara bendera.
Tidak hanya itu, latihan juga mencakup pembiasaan sikap mental, seperti keberanian tampil di depan umum, konsentrasi, serta ketenangan dalam menjalankan tugas. Hal ini penting agar siswa tidak mudah gugup saat menjalankan peran sebagai petugas upacara.
Bapak Mustika selaku pelatih menekankan bahwa latihan ini tidak hanya mengejar kesempurnaan gerakan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Menurutnya, pengibaran bendera adalah simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan identitas bangsa.
“Latihan ini merupakan bagian dari evaluasi sekaligus pematangan kemampuan siswa. Kami ingin mereka memahami bahwa setiap gerakan dalam upacara memiliki makna dan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bapak Mustika.
Ia juga menambahkan bahwa kedisiplinan menjadi nilai utama yang ditanamkan dalam setiap sesi latihan. Siswa dibiasakan datang tepat waktu, mengenakan seragam yang rapi, serta mematuhi setiap instruksi pelatih dengan penuh kesungguhan.
Dalam latihan pengibaran bendera, siswa diajarkan pentingnya sikap hormat, baik kepada bendera Merah Putih, pembina upacara, maupun sesama petugas. Sikap ini diharapkan terbawa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Kedisiplinan lain yang ditanamkan adalah konsistensi dalam mengikuti aturan dan tata tertib upacara. Siswa dilatih untuk tidak bercanda, tetap fokus, dan menjaga sikap selama kegiatan berlangsung.
Melalui latihan yang berkesinambungan, terlihat perkembangan signifikan pada siswa, baik dari segi keterampilan maupun sikap. Gerakan mereka semakin rapi, kompak, dan percaya diri dibandingkan latihan-latihan sebelumnya.
Para siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka merasa bangga dapat dipercaya sebagai petugas pengibaran bendera yang memiliki peran penting dalam setiap pelaksanaan upacara.
Pihak madrasah sangat mendukung kegiatan latihan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter. Latihan pengibaran bendera dinilai mampu menanamkan nilai nasionalisme, tanggung jawab, dan kebersamaan di kalangan siswa.
Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pelatih untuk melihat kekuatan dan kekurangan siswa. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai bahan perbaikan agar pelaksanaan upacara ke depan semakin baik.
Dengan pendampingan langsung dari guru yang berpengalaman, siswa mendapatkan pembinaan yang tepat dan terarah. Hal ini menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan latihan pengibaran bendera di MIN 2 Kota Palembang.
Bapak Mustika berharap, melalui latihan yang rutin dan terarah, siswa tidak hanya mampu melaksanakan tugas upacara dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan berkarakter kuat.
“Harapan kami, nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air yang ditanamkan melalui latihan ini dapat melekat dalam diri siswa dan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” tutup Bapak Mustika.
Melalui kegiatan latihan pengibaran bendera Merah Putih ini, MIN 2 Kota Palembang terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan karakter yang kuat. (an)
