Palembang, Kemenag Sumsel
Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 turut dirasakan keluarga besar Kementerian Agama Kota Palembang melalui berbagai kegiatan yang penuh kebersamaan, kreativitas, dan keceriaan. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba memasak nasi goreng khusus bagi bapak-bapak yang dilaksanakan di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini menjadi semakin meriah karena para peserta yang biasanya menjalankan aktivitas di bidang pelayanan, pendidikan, dan administrasi, kali ini ditantang untuk menunjukkan kemampuan mereka di dapur. Dengan penuh semangat dan suasana yang akrab, para bapak-bapak dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Palembang beradu kreativitas dalam meracik bumbu, mengolah bahan, hingga menyajikan nasi goreng dengan cita rasa dan tampilan terbaik.
Dalam kegiatan meriah ini, MIN 2 Kota Palembang turut ambil bagian dengan mengirimkan perwakilan terbaiknya. Tim MIN 2 Kota Palembang terdiri atas Pak Ahyar, Pak Beny, dan Pak Fairus, dengan Pak Beny dipercaya sebagai ketua tim.
Kehadiran tim MIN 2 Kota Palembang mendapat dukungan langsung dari Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh percaya diri, sportif, dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.
Kegiatan lomba dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, KH. Muflikhul Hasan, Dalam suasana penuh keakraban, para peserta kemudian memulai proses memasak dengan mengandalkan kekompakan tim, kreativitas, serta kemampuan mengolah bahan makanan menjadi sajian nasi goreng yang menggugah selera.
Tim MIN 2 Kota Palembang hadir dengan jargon:
“Mantap di Lidah, Hangat di Hati.”
Jargon tersebut semakin semarak dengan ungkapan:
“Cinta tak selalu diucapkan, kadang ia hadir melalui harum bawang, hangatnya nasi, lembutnya ayam dan udang, pedasnya cabai dan manisnya buah yang berpamitan dengan kenangan.”
Kalimat tersebut menjadi ungkapan kreatif tim MIN 2 Kota Palembang dalam menggambarkan sebuah hidangan yang tidak hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga membawa pesan tentang perhatian, kebersamaan, dan kehangatan hati.
Lomba nasi goreng khusus bapak-bapak ini tidak hanya ditujukan untuk menentukan siapa yang mampu menghasilkan masakan terbaik. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, meningkatkan kreativitas, menumbuhkan sportivitas, menciptakan suasana kerja yang lebih akrab, serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan Kementerian Agama Kota Palembang.
Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perayaan yang unik dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan formal, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang mampu menghadirkan kegembiraan, persaudaraan, dan kebersamaan.
Bagi MIN 2 Kota Palembang, keikutsertaan dalam lomba tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan keluarga besar Kementerian Agama Kota Palembang. Para peserta mengikuti perlombaan dengan penuh antusias, mulai dari menyiapkan bahan, meracik bumbu, memasak, hingga menyajikan hasil kreasi nasi goreng mereka.
Dengan semangat “Mantap di Lidah, Hangat di Hati”, tim MIN 2 Kota Palembang menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Dari dapur sederhana, lahir kreativitas, kekompakan, tawa, dan kebersamaan yang menjadi bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (an)
