Palembang Kemenag Sumsel
Semangat siswa dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an terlihat dalam kegiatan Ekstrakurikuler Tahasus yang dilaksanakan di ruang Mushola MIN 2 Kota Palembang, Kegiatan diisi dengan murojaah dan tasmi’ hafalan Al-Qur’an, sebagai bagian dari pembinaan siswa dalam menjaga dan meningkatkan hafalan. Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti proses setoran hafalan secara bergantian. Setiap siswa mendapat kesempatan untuk memperdengarkan hafalan Al-Qur’an yang telah dipersiapkan kepada guru mentor. Hafalan tersebut kemudian disimak dengan seksama untuk memastikan kelancaran dan ketepatan bacaan.
Tasmi’ dalam kegiatan ini menjadi bagian penting karena siswa memperdengarkan hafalannya secara langsung di hadapan mentor. Sementara itu, murojaah dilakukan sebagai upaya mengulang kembali hafalan yang telah dipelajari agar tetap melekat dan tidak mudah terlupakan.
Guru mentor Ekstrakurikuler Tahasus, Ustad Solihin, secara langsung menyimak setoran hafalan para siswa. Selain menyimak, Ustad Solihin juga memberikan koreksi apabila terdapat kesalahan dalam bacaan serta memberikan arahan agar siswa dapat memperbaiki dan memperkuat hafalannya.
Menurut Ustad Solihin, kemampuan menghafal Al-Qur’an perlu diiringi dengan kebiasaan melakukan murojaah secara konsisten.
“Dalam menghafal Al-Qur’an, menambah hafalan memang penting, tetapi menjaga hafalan juga tidak kalah penting. Karena itu, siswa kami biasakan untuk melakukan murojaah dan kemudian mentasmi’kan hafalannya. Dengan setoran secara rutin, kami dapat mengetahui perkembangan hafalan mereka sekaligus memberikan koreksi terhadap bacaan yang masih perlu diperbaiki,” ujar Ustad Solihin.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pembinaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat menjalani proses menghafal dengan nyaman, disiplin, dan penuh semangat.
Sementara itu, Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Ekstrakurikuler Tahasus. Menurutnya, kegiatan pembinaan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun karakter religius siswa sejak dini.
“Kami sangat mendukung kegiatan Tahasus sebagai wadah bagi siswa untuk memperdalam pembelajaran Al-Qur’an, khususnya dalam menghafal dan menjaga hafalan. Kami berharap melalui kegiatan murojaah, tasmi’, dan setoran hafalan yang dilakukan secara rutin, siswa tidak hanya memiliki hafalan yang baik, tetapi juga tumbuh rasa cinta dan kedekatan mereka terhadap Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memberikan pembinaan yang seimbang kepada siswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan akhlak.
Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan tertib. Siswa secara bergantian menyetorkan hafalannya, sementara siswa lainnya menunggu giliran sambil mempersiapkan dan melakukan murojaah hafalan masing-masing.
Melalui kegiatan Ekstrakurikuler Tahasus, MIN 2 Kota Palembang terus mendorong siswa untuk membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Rutinitas murojaah, tasmi’, dan setoran hafalan diharapkan dapat membantu siswa menjaga hafalan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (an)
