min2palembang.sch.id Berita MIN 2 Kota Palembang Matangkan Persiapan PJJ, Guru Dibekali Strategi Pembelajaran Daring di Tengah Kabut Asap

MIN 2 Kota Palembang Matangkan Persiapan PJJ, Guru Dibekali Strategi Pembelajaran Daring di Tengah Kabut Asap

Palembang Kemenag Sumsel

Dalam rangka memastikan proses pembelajaran tetap berjalan optimal di tengah kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di Kota Palembang, MIN 2 Kota Palembang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Kegiatan yang berlangsung di Aula MIN 2 Kota Palembang diikuti oleh seluruh guru MIN 2 Kota Palembang, termasuk guru dari MIN 2 Kota Palembang Kelas Jakabaring. Rabu (9/9/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah kesiapan madrasah dalam melaksanakan pembelajaran dari rumah sesuai dengan arahan Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Palembang terkait penyesuaian kegiatan pembelajaran akibat dampak buruk kabut asap. Berdasarkan pemberitahuan Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, pembelajaran bagi RA, MI, dan MTs di wilayah Kota Palembang dilaksanakan melalui Pembelajaran Jarak Jauh dari rumah mulai 9 September 2026, dengan tetap memperhatikan kurikulum, capaian pembelajaran, kalender pendidikan, serta kondisi peserta didik.

Rapat dipimpin oleh Risnaini, S.Pd., selaku Koordinator Bidang Kurikulum MIN 2 Kota Palembang. Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan edukasi dan penguatan mengenai strategi pelaksanaan PJJ yang efektif, aktif, bermakna, dan terarah. Pembahasan tidak hanya berfokus pada penggunaan media pembelajaran daring, tetapi juga bagaimana guru dapat menyampaikan materi secara sederhana dan menarik sehingga peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dari rumah.

Selain mendapatkan pembekalan mengenai pelaksanaan PJJ, para guru juga mengikuti kuis terkait bahan ajar serta pelatihan penyusunan dan pemanfaatan bahan ajar untuk pembelajaran daring. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan guru dalam menyiapkan materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik selama PJJ.

Risnaini, S.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa perubahan metode pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh membutuhkan kesiapan bersama dari seluruh guru.

“PJJ bukan berarti pembelajaran berhenti atau hanya memindahkan kegiatan belajar ke dalam grup daring. Guru harus memastikan peserta didik tetap mendapatkan materi, pendampingan, aktivitas pembelajaran, dan umpan balik. Karena itu, kita perlu mempersiapkan bahan ajar dengan baik serta memilih metode yang sesuai dengan kondisi peserta didik,” ujar Ibu Risnaini.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara guru, peserta didik, dan orang tua selama pelaksanaan PJJ. Menurutnya, guru perlu memahami bahwa setiap peserta didik memiliki kondisi dan kemampuan yang berbeda dalam mengikuti pembelajaran dari rumah.

“Yang paling penting adalah pembelajaran tetap berjalan tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada peserta didik. Kita harus fleksibel, kreatif, dan tetap menjaga kualitas pembelajaran. Kondisi lingkungan saat ini membutuhkan penyesuaian, tetapi target pembelajaran tetap harus kita kawal bersama,” tambahnya.

Sejumlah Hal Dipersiapkan MIN 2 Kota Palembang Menghadapi PJJ

Dalam rapat koordinasi tersebut, MIN 2 Kota Palembang mematangkan sejumlah persiapan agar pelaksanaan PJJ dapat berjalan secara efektif, di antaranya:

  • Menyiapkan bahan dan materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum serta capaian pembelajaran.
  • Menentukan media dan platform pembelajaran daring yang mudah diakses oleh peserta didik.
  • Menyusun jadwal PJJ agar kegiatan belajar peserta didik tetap terarah.
  • Menyiapkan bahan ajar yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami ketika dipelajari dari rumah.
  • Memberikan tugas secara proporsional dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik dan tidak memberikan beban berlebihan.
  • Menyiapkan aktivitas pembelajaran yang bermakna, bukan sekadar pemberian tugas.
  • Menyiapkan mekanisme pendampingan dan komunikasi antara guru, peserta didik, dan orang tua.
  • Memberikan umpan balik terhadap hasil belajar peserta didik selama pelaksanaan PJJ.
  • Melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas pembelajaran daring.
  • Melakukan koordinasi apabila terdapat kendala, baik terkait pembelajaran maupun kebutuhan peserta didik selama PJJ.

Persiapan tersebut sejalan dengan arahan Kantor Kementerian Agama Kota Palembang yang menegaskan bahwa meskipun pembelajaran dilaksanakan dari rumah, madrasah harus memastikan proses pembelajaran tetap aktif, bermakna, dan terarah dengan memanfaatkan platform digital atau media pembelajaran yang tersedia. Guru juga diminta mempertimbangkan kondisi peserta didik dan tidak memberikan beban tugas yang berlebihan.

Pelaksanaan PJJ juga diharapkan tetap memberikan ruang bagi peserta didik untuk memperoleh materi, aktivitas pembelajaran, pendampingan, serta umpan balik dari guru. Sementara itu, orang tua atau wali peserta didik diharapkan mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah dan membatasi aktivitas anak di luar rumah.

Kebijakan penyesuaian pembelajaran ini dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan warga madrasah di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik akibat kabut asap. Dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6 Tahun 2026 juga disebutkan bahwa satuan pendidikan dapat melakukan penyesuaian jadwal, tempat, maupun metode pembelajaran, termasuk pengalihan sementara menjadi pembelajaran jarak jauh apabila kondisi tidak aman.

Dengan adanya rapat koordinasi dan pembekalan tersebut, MIN 2 Kota Palembang menunjukkan kesiapan untuk tetap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik meskipun kegiatan pembelajaran harus dilakukan dari rumah. Seluruh guru diharapkan dapat berkolaborasi dan beradaptasi sehingga PJJ tidak menjadi hambatan, melainkan menjadi bentuk penyesuaian pembelajaran demi menjaga kesehatan sekaligus memastikan hak peserta didik untuk terus belajar tetap terpenuhi. (an)

0 Likes

Author: andre