Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan nasional melalui pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang berlangsung di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MIN 2 Kota Palembang,. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan UPTD Puskesmas Pakjo sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan peserta didik sejak usia sekolah. Kamis, (06/08/2026)
Pada pelaksanaan hari pertama, sasaran imunisasi adalah seluruh siswa kelas I yang menerima Imunisasi Measles Rubella (MR). Sementara itu, pada Jumat (07/08/2026) dijadwalkan pelaksanaan Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas V sebagai bagian dari program BIAS Tahun 2026.
Kegiatan imunisasi didukung oleh tim tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Pakjo. Pada pelaksanaan tanggal 6 Agustus 2026, pelayanan dilakukan oleh dr. Selvi, Dian, Nova, Tirta, dan Yana Apriyanti. Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, pelayanan akan dilanjutkan oleh dr. Magdalia, Nova, Sesi, Yuli, Tirta, dan Rizka. Seluruh proses imunisasi berlangsung sesuai prosedur pelayanan kesehatan dengan pendampingan guru dan petugas UKS sehingga peserta didik merasa aman dan nyaman.
Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan program rutin Kementerian Kesehatan yang bertujuan memberikan perlindungan kepada anak usia sekolah terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Pada tahun ini, siswa kelas I memperoleh Imunisasi MR (Measles Rubella) yang berfungsi melindungi anak dari penyakit campak dan rubela. Campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang paru-paru, diare berat, hingga radang otak, sedangkan rubela berbahaya terutama apabila menyerang ibu hamil karena dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi. Adapun siswi kelas V menerima Imunisasi HPV (Human Papillomavirus) sebagai langkah pencegahan dini terhadap infeksi virus HPV yang menjadi penyebab utama kanker leher rahim di masa mendatang.
Ketua UKS MIN 2 Kota Palembang, Ibu Rusnani, menyampaikan bahwa pelaksanaan BIAS merupakan bentuk sinergi antara madrasah dan tenaga kesehatan dalam menjaga kesehatan peserta didik.
“Program BIAS merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak. Kami berharap seluruh orang tua memberikan dukungan sehingga anak-anak dapat memperoleh perlindungan optimal melalui imunisasi. Dengan tubuh yang sehat, peserta didik dapat belajar dengan lebih nyaman, aktif, dan berprestasi. Terima kasih kepada UPTD Puskesmas Pakjo atas kolaborasi yang terus terjalin dengan baik bersama MIN 2 Kota Palembang,” ujarnya.
Salah seorang siswa kelas I bernama Bunga, yang menjadi peserta imunisasi MR, mengaku sempat merasa gugup sebelum menerima suntikan. Namun setelah didampingi guru dan petugas kesehatan, ia merasa lebih tenang.
“Awalnya saya takut disuntik, tetapi ternyata hanya sebentar. Sekarang saya senang karena kata dokter imunisasi membuat tubuh saya lebih sehat dan terlindungi dari penyakit,” ungkap Bunga dengan penuh semangat.
Sebelum pelaksanaan imunisasi, pihak madrasah bersama petugas kesehatan memastikan setiap peserta memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya dalam kondisi sehat, tidak sedang demam atau sakit berat, telah memperoleh persetujuan dari orang tua atau wali, membawa identitas yang diperlukan apabila diminta, serta mengikuti pemeriksaan kesehatan singkat oleh petugas sebelum imunisasi dilakukan. Langkah tersebut bertujuan memastikan imunisasi dapat diberikan secara aman sesuai kondisi kesehatan masing-masing peserta didik.
Melalui pelaksanaan BIAS ini, MIN 2 Kota Palembang berharap seluruh peserta didik memperoleh perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak dini, mengurangi risiko penularan penyakit di lingkungan sekolah, serta mendukung terwujudnya generasi madrasah yang sehat, cerdas, aktif, dan berprestasi. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi seluruh peserta didik. (an)
