Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang kembali melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih sebagai kegiatan rutin setiap Senin. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman MIN 2 Kota Palembang, dengan petugas upacara yang berasal dari siswa-siswi kelas VI C. Senin (10/08/2026)
Upacara diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan pegawai MIN 2 Kota Palembang. Pelaksanaan upacara menjadi salah satu sarana pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, serta membangun kesiapan siswa untuk mengikuti proses pembelajaran.
Pada kesempatan tersebut, Ustad Yuridullah bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau mengangkat tema tentang pentingnya terus menuntut ilmu sekaligus memiliki sikap rendah hati. Pesan tersebut disampaikan melalui sebuah ungkapan yang dinisbatkan kepada Imam Asy-Syafi’i, “Semakin bertambah ilmuku, semakin bertambah pula pengetahuanku akan kebodohanku.” Ungkapan tersebut menggambarkan bahwa semakin seseorang mendalami ilmu, seharusnya semakin besar pula kesadarannya bahwa pengetahuan yang dimiliki masih sangat terbatas.
Ustad Yuridullah menjelaskan bahwa ilmu tidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, ilmu semestinya melahirkan sikap tawadhu, rasa ingin terus belajar, serta kesadaran untuk menghargai guru, teman, dan orang-orang di sekitarnya.
Dalam pembinaannya, siswa juga diajak untuk tidak cepat merasa puas dengan pengetahuan yang telah dimiliki. Setiap ilmu yang diperoleh hendaknya menjadi motivasi untuk kembali belajar, bertanya, membaca, dan memperbaiki diri. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.
Iya juga menambahkan, “siswa harus tiap hari memperoleh oleh-oleh, yang dimaksud Adalah mendapatkan ilmu disetiap harinya, jangan Cuma datang madrasah tapi tidak memperoleh apa-apa lalu pulang”.
Imam Asy-Syafi’i sendiri dikenal sebagai salah satu ulama besar dalam sejarah Islam dan merupakan pendiri Mazhab Syafi’i. Keteladanan beliau dalam menuntut ilmu mengajarkan pentingnya kesungguhan, kesabaran, adab, dan kerendahan hati. Nasihat-nasihat yang dinisbatkan kepada beliau tentang ilmu banyak menekankan bahwa pencarian ilmu harus disertai akhlak dan kesadaran diri.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh siswa MIN 2 Kota Palembang bahwa semakin banyak ilmu yang diperoleh, bukan berarti seseorang boleh menjadi sombong. Justru ilmu seharusnya membuat seseorang semakin bijaksana, rendah hati, dan menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari.
Pelaksanaan upacara bendera di MIN 2 Kota Palembang diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin setiap awal pekan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan penyampaian nilai-nilai positif kepada peserta didik. Melalui amanat pembina upacara, siswa mendapatkan motivasi untuk memulai aktivitas pembelajaran dengan semangat, disiplin, serta tekad untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Dengan semangat “terus belajar, terus bertumbuh, dan tetap rendah hati”, keluarga besar MIN 2 Kota Palembang menjadikan madrasah sebagai lingkungan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat. (an)
