Palembang Kemenag Sumsel
Persiapan Muhammad Abizar Syajaril Rizkiansyah menuju Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Provinsi terus dimatangkan. Setelah sebelumnya mengikuti pendalaman materi bersama mentor dari MAN 3 Kota Palembang dan guru-guru MIN 2 Kota Palembang, proses pembinaan kembali dilaksanakan pada Jumat, 25/09/2026.
Kegiatan pembelajaran dan pendalaman materi kali ini dilaksanakan di Perpustakaan MIN 2 Kota Palembang. Dalam kegiatan tersebut, Abizar mendapatkan pembelajaran dan pendampingan secara lebih intensif sebagai bagian dari upaya mempersiapkan dirinya menghadapi tahapan OMI tingkat Provinsi.
Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, S.Pd.I., M.Ag., turut hadir dan memantau secara langsung jalannya proses pembelajaran. Kehadiran Kepala Madrasah menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan penuh terhadap proses pembinaan siswa yang telah berhasil mengharumkan nama MIN 2 Kota Palembang di tingkat Kota Palembang.
Dalam pemantauan tersebut, Ibu Siti Ajnaimah melihat secara langsung proses pematangan ilmu Abizar, termasuk keseriusan ananda dalam mengikuti pembelajaran, memahami materi, serta menyelesaikan latihan yang diberikan oleh guru dan mentor.
Ibu Siti Ajnaimah menyampaikan bahwa persiapan menuju OMI tingkat Provinsi perlu dilakukan secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan. Menurutnya, waktu yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan Abizar sebelum menghadapi kompetisi.
“Kita terus berupaya memberikan pendampingan terbaik untuk ananda Abizar. Hari ini saya ingin melihat secara langsung bagaimana proses pembelajaran dan pematangan materi yang dilakukan. Kami berharap setiap waktu yang digunakan untuk belajar dapat memberikan tambahan ilmu, pengalaman, dan kepercayaan diri bagi ananda,” ujar Ibu Siti Ajnaimah.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan Abizar merupakan kerja bersama. Dukungan tidak hanya diberikan oleh Kepala Madrasah, tetapi juga melibatkan guru-guru MIN 2 Kota Palembang serta mentor dari madrasah lain yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman.
“Terima kasih kepada seluruh guru dan mentor yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan ilmunya untuk mendampingi ananda Abizar. Ada Ibu Lara, Ibu Septi, Ibu Mesa, Ibu Altus, Ibu Kurnia, Ibu Marisa, serta Ibu Santhi Rosalia Lestari, M.Pd., dari MAN 3 Kota Palembang. Semua pendampingan ini sangat berarti bagi persiapan ananda menuju tingkat Provinsi,” tambahnya.
Menurut Ibu Siti Ajnaimah, keberhasilan dalam sebuah kompetisi bukan hanya ditentukan oleh kemampuan siswa, tetapi juga melalui proses pembinaan yang konsisten. Karena itu, MIN 2 Kota Palembang berusaha memberikan ruang belajar yang cukup kepada Abizar agar dapat memperdalam materi sekaligus membiasakan diri menghadapi berbagai bentuk tantangan dalam kompetisi.
“Kami ingin ananda tidak hanya siap secara materi, tetapi juga siap secara mental. Belajar dengan tekun, memahami setiap materi, berlatih menyelesaikan soal, dan tidak mudah menyerah adalah bagian dari proses yang harus dijalani. Apa yang sedang dilakukan hari ini merupakan ikhtiar bersama agar ananda semakin siap ketika waktunya berkompetisi nanti,” jelasnya.
Dalam proses pembelajaran di perpustakaan tersebut, Abizar terus mendapatkan penguatan materi dan latihan. Pendampingan dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada Abizar untuk bertanya, berdiskusi, mengerjakan latihan, serta mengevaluasi kembali bagian-bagian materi yang masih perlu diperkuat.
Suasana pembelajaran juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk melihat perkembangan Abizar dari waktu ke waktu. Setiap proses belajar menjadi bahan evaluasi untuk menentukan bagian materi yang perlu diperdalam kembali sebelum memasuki tahapan OMI tingkat Provinsi.
Keterlibatan para guru MIN 2 Kota Palembang dalam pembinaan ini menunjukkan dukungan madrasah terhadap pengembangan potensi siswa. Ibu Lara, Ibu Septi, Ibu Mesa, Ibu Altus, Ibu Kurnia, dan Ibu Marisa turut memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Abizar.
Selain itu, kehadiran Ibu Santhi Rosalia Lestari, M.Pd., dari MAN 3 Kota Palembang dalam proses pendampingan menjadi tambahan wawasan bagi Abizar. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar sekaligus memberikan perspektif baru dalam menghadapi kompetisi matematika tingkat Provinsi.
Dengan semakin dekatnya tahapan kompetisi, pembinaan pun terus dilakukan secara optimal. Berdasarkan jadwal persiapan yang telah ditetapkan, uji coba OMI tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2026, sedangkan pelaksanaan OMI tingkat Provinsi dijadwalkan pada 5 Oktober 2026.
Jeda waktu menuju pelaksanaan tersebut akan dimanfaatkan untuk melakukan pemantapan materi, latihan, evaluasi, serta mempersiapkan Abizar agar dapat mengikuti setiap tahapan dengan lebih tenang dan percaya diri.
Ibu Siti Ajnaimah berharap Abizar dapat memanfaatkan seluruh proses pembinaan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, setiap kesempatan belajar bersama guru dan mentor merupakan bagian dari bekal penting yang akan membantu Abizar menghadapi OMI tingkat Provinsi.
“Masih ada waktu untuk terus belajar dan melakukan pematangan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Dengarkan arahan guru dan mentor, jangan takut bertanya, dan terus berlatih. Kami semua akan memberikan dukungan agar ananda dapat mengikuti OMI Provinsi dengan persiapan yang sebaik-baiknya,” tutur Ibu Siti Ajnaimah.
Ia juga mengingatkan Abizar untuk tidak hanya berorientasi pada hasil akhir kompetisi. Pengalaman mengikuti OMI hingga tingkat Provinsi merupakan kesempatan berharga untuk belajar menghadapi tantangan, mengembangkan kemampuan berpikir, serta membangun keberanian dan kepercayaan diri.
“Yang paling penting adalah prosesnya. Juara adalah sebuah prestasi yang patut disyukuri, tetapi pengalaman belajar, perjuangan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mengikuti kompetisi akan menjadi bekal yang jauh lebih panjang bagi ananda. Kami ingin Abizar menikmati proses ini dan memberikan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya.
Kepala MIN 2 Kota Palembang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang terus memberikan pendampingan kepada Abizar. Menurutnya, perhatian dan kepedulian para guru menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang terus mendampingi ananda Abizar. Terima kasih atas waktu, tenaga, kesabaran, dan pikiran yang diberikan. Semoga semua ilmu yang telah diberikan menjadi amal jariyah dan menjadi bekal yang bermanfaat bagi ananda dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita,” pungkasnya.
Kini, Abizar terus melangkah dalam rangkaian persiapan menuju OMI tingkat Provinsi. Dari ruang kelas hingga perpustakaan madrasah, proses pembelajaran terus dilakukan. Dari pendampingan guru MIN 2 hingga kolaborasi bersama mentor MAN 3 Kota Palembang, seluruh ikhtiar tersebut menjadi bagian dari perjalanan Abizar membawa nama MIN 2 Kota Palembang ke tingkat Provinsi.
Dengan semakin dekatnya uji coba pada 1 Oktober dan pelaksanaan OMI Provinsi pada 5 Oktober 2026, keluarga besar MIN 2 Kota Palembang akan terus memberikan dukungan dan doa. Semoga Muhammad Abizar Syajaril Rizkiansyah diberikan kesehatan, ketenangan, kemudahan dalam memahami materi, serta kemampuan terbaik dalam mengikuti setiap tahapan OMI 2026 tingkat Provinsi. Terus belajar, terus berlatih, dan terus melangkah. Dari MIN 2 Kota Palembang, Abizar siap membawa semangat madrasah menuju OMI tingkat Provinsi. (an)
