min2palembang.sch.id Berita Hari Kedua Simulasi TKA MIN 2 Kota Palembang Tunjukkan Peningkatan Kesiapan dan Disiplin Siswa

Hari Kedua Simulasi TKA MIN 2 Kota Palembang Tunjukkan Peningkatan Kesiapan dan Disiplin Siswa

Palembang Kemenag Sumsel

MIN 2 Kota Palembang kembali melaksanakan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua yang dipusatkan di Laboratorium Komputer madrasah. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian persiapan menghadapi TKA resmi, sekaligus menjadi momentum evaluasi dari pelaksanaan hari sebelumnya. Suasana pelaksanaan tampak lebih kondusif dengan kesiapan siswa yang semakin matang dalam mengikuti ujian berbasis komputer. Selasa 03/03/2026

Pelaksanaan hari kedua tetap menggunakan skema satu sesi dalam satu hari yang dibagi menjadi tiga gelombang. Masing-masing gelombang diberikan waktu 1,5 jam untuk menyelesaikan seluruh soal yang tersedia dalam sistem. Pengaturan jadwal yang sistematis membuat alur masuk dan keluar peserta berjalan tertib tanpa menimbulkan kepadatan di ruang laboratorium.

Sebanyak 245 siswa dari kelas 6A hingga 6F di kampus Pakjo serta siswa kelas 6G sampai 6I di lokasi Jakabaring mengikuti simulasi sesuai pembagian waktu yang telah ditentukan. Panitia TKA bersama tim teknis melakukan pengecekan perangkat dan jaringan sebelum kegiatan dimulai untuk memastikan tidak ada hambatan teknis yang dapat mengganggu konsentrasi siswa.

Materi yang diujikan pada hari kedua masih meliputi Numerasi Matematika, Bahasa Indonesia, serta Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Pada bagian Numerasi, siswa diuji dalam kemampuan memahami konsep matematika, menganalisis data, serta menyelesaikan persoalan berbasis konteks kehidupan sehari-hari. Pendekatan soal semacam ini bertujuan mengukur kemampuan berpikir kritis dan logis peserta didik, bukan sekadar hafalan rumus.

Sementara itu, pada bagian Bahasa Indonesia, siswa dituntut untuk membaca dan memahami berbagai jenis teks, menarik kesimpulan, serta menafsirkan informasi yang tersirat. Literasi membaca menjadi fokus penting karena menjadi fondasi dalam memahami berbagai disiplin ilmu. Kemampuan ini juga berkaitan erat dengan keberhasilan akademik siswa pada jenjang pendidikan berikutnya.

Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) kembali diisi oleh siswa sebagai instrumen refleksi mutu pendidikan. Survei ini memotret persepsi siswa terhadap suasana belajar, dukungan guru, interaksi di kelas, serta kenyamanan lingkungan madrasah. Data dari Sulingjar akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.

Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, menyampaikan bahwa pelaksanaan hari kedua menunjukkan perkembangan positif. Menurut beliau, siswa terlihat lebih siap secara mental dan teknis dibandingkan hari pertama. “Hari ini anak-anak tampak lebih percaya diri dan mampu mengelola waktu dengan lebih baik. Ini menunjukkan bahwa simulasi benar-benar memberikan manfaat nyata dalam mempersiapkan mereka,” ungkap beliau.

Beliau juga menegaskan bahwa simulasi TKA bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi peningkatan mutu pembelajaran. Dengan adanya pemetaan hasil simulasi, guru dapat menyusun langkah tindak lanjut berupa penguatan materi maupun pembinaan khusus bagi siswa yang masih membutuhkan pendampingan.

Seluruh koordinator bidang turut hadir memantau jalannya kegiatan. Koordinator kurikulum melakukan analisis awal terhadap struktur soal, koordinator sarana prasarana memastikan perangkat komputer tetap optimal, sedangkan koordinator kesiswaan memberikan motivasi agar siswa tetap menjaga fokus dan kesehatan selama rangkaian simulasi berlangsung.

Salah satu panitia TKA, Pak Ridwan, menyampaikan bahwa hari kedua berjalan lebih efektif dari sisi teknis maupun kesiapan peserta. Ia menjelaskan bahwa pengalaman hari pertama menjadi bahan evaluasi sehingga perbaikan dapat langsung diterapkan. “Alhamdulillah, hari ini lebih lancar. Siswa sudah memahami alur sistem, sehingga waktu dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Kami optimis pelaksanaan TKA resmi nanti akan berjalan dengan baik,” ujar Pak Ridwan.

Dari pengamatan panitia, siswa terlihat lebih tenang saat login ke sistem dan membaca instruksi pengerjaan soal. Beberapa peserta bahkan mampu menyelesaikan soal lebih cepat dan menggunakan sisa waktu untuk meninjau kembali jawaban mereka. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan manajemen waktu yang signifikan.

Tujuan pelaksanaan hari kedua ini adalah memperkuat konsistensi kesiapan siswa serta memastikan seluruh aspek teknis benar-benar siap menjelang pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab siswa dalam mengikuti ujian berbasis teknologi.

Manfaat dari simulasi ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh guru dan panitia. Data hasil simulasi akan menjadi dasar dalam menyusun program pengayaan dan remedial secara lebih terarah. Dengan demikian, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata peserta didik.

Pelaksanaan hari kedua ditutup dengan evaluasi internal oleh panitia untuk membahas temuan dan perbaikan yang masih diperlukan. MIN 2 Kota Palembang terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta berorientasi pada peningkatan kompetensi siswa.

Melalui simulasi TKA yang berjalan konsisten dan terencana, madrasah berharap seluruh siswa kelas VI dapat menghadapi asesmen resmi dengan kesiapan optimal, rasa percaya diri yang tinggi, serta kemampuan akademik yang terus berkembang.

22 Likes

Author: andre