min2palembang.sch.id Berita Guru MIN 2 Kota Palembang Ikuti Simulasi Uji Pengetahuan UKM PPG Batch III Tahun 2025

Guru MIN 2 Kota Palembang Ikuti Simulasi Uji Pengetahuan UKM PPG Batch III Tahun 2025

Palembang Kemenag Sumsel

Sebanyak tujuh guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Palembang mengikuti Simulasi Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa (UKM) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch III Tahun 2025, pada Kamis, 16/10/2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan dipusatkan di Laboratorium Komputer MIN 2 Kota Palembang.

Simulasi ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan bagi para guru peserta PPG dalam menghadapi ujian sesungguhnya yang akan dilaksanakan secara nasional. Dengan mengikuti kegiatan ini, para guru dapat memahami tata cara pelaksanaan ujian, mengenal jenis soal, serta mengasah kemampuan berpikir dan manajemen waktu sebelum menghadapi ujian resmi.

Kegiatan simulasi UP UKM PPG Batch III 2025 diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. Mereka hadir sejak pagi untuk memastikan perangkat komputer dan jaringan internet berfungsi dengan baik. Suasana ruang laboratorium terlihat tertib dan kondusif, didampingi oleh tim teknisi madrasah yang membantu memastikan kelancaran pelaksanaan simulasi.

Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan program pendidikan yang dirancang untuk mempersiapkan guru agar memiliki kompetensi profesional sesuai dengan standar nasional pendidikan. Program ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah meningkatkan mutu tenaga pendidik di seluruh Indonesia, termasuk di lingkungan Kementerian Agama.

Tujuan utama PPG adalah melahirkan guru profesional yang tidak hanya menguasai teori pembelajaran, tetapi juga mampu menerapkan pendekatan yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan mengikuti PPG, guru diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang bermakna dan berdampak positif terhadap perkembangan karakter serta prestasi siswa.

Salah satu komponen dalam PPG adalah Uji Kompetensi Mahasiswa (UKM) yang terdiri dari dua bagian utama, yaitu Uji Pengetahuan (UP) dan Uji Kinerja (UK). Keduanya digunakan untuk menilai kemampuan calon guru profesional, baik dari sisi penguasaan materi ajar maupun kemampuan menerapkan ilmu dalam konteks pembelajaran nyata.

Simulasi UP UKM PPG ini menjadi langkah strategis untuk mengukur kesiapan peserta sebelum menghadapi ujian resmi. Melalui simulasi, peserta dapat mengetahui sistem yang digunakan, memahami bentuk soal, serta belajar mengatur strategi pengerjaan soal dengan tepat dan efisien.

Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap para guru yang mengikuti kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan madrasah.

“Simulasi seperti ini sangat membantu guru agar lebih siap secara teknis dan mental. Kami berharap melalui kegiatan ini, guru-guru MIN 2 Palembang semakin percaya diri dan berhasil dalam pelaksanaan PPG. Semoga hasilnya membawa peningkatan kualitas pendidikan di madrasah,” ujar Ibu Siti Ajnaimah.

Salah satu peserta simulasi, Ibu Altus, turut menyampaikan kesan dan tanggapannya terhadap kegiatan ini. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya simulasi karena dapat merasakan langsung suasana ujian yang sesungguhnya.

“Kegiatan simulasi ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya jadi tahu bagaimana sistem ujian berjalan, jenis soal yang keluar, dan bagaimana cara mengatur waktu saat mengerjakan. Dengan simulasi ini, saya merasa lebih siap dan tidak lagi gugup menghadapi ujian PPG nanti,” ujar Ibu Altus penuh semangat.

Beliau juga menambahkan bahwa simulasi ini menumbuhkan rasa percaya diri dan memberikan pengalaman belajar yang nyata. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga mendorong motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan profesional sebagai pendidik.

Manfaat dari simulasi UP UKM PPG ini sangat besar bagi peserta. Selain mempersiapkan diri secara teknis, peserta juga dapat melakukan refleksi diri terhadap kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang dimiliki. Simulasi ini juga menjadi sarana latihan agar peserta terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer dan waktu yang terbatas.

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer MIN 2 Kota Palembang ini berjalan lancar. Tim proktor dan teknisi madrasah turut mendampingi peserta dari awal hingga akhir kegiatan, memastikan jaringan internet stabil dan sistem berjalan tanpa kendala.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam mempersiapkan diri menghadapi PPG. Suasana kebersamaan dan semangat belajar terlihat kuat di antara para peserta, mencerminkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas diri.

Simulasi ini juga mencerminkan keseriusan MIN 2 Kota Palembang dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Madrasah terus berupaya memberikan fasilitas terbaik agar setiap guru memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi pendidik profesional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat mencapai hasil maksimal dalam pelaksanaan PPG yang akan datang. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi prestasi bagi madrasah dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas.

Program PPG sendiri merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dengan guru-guru yang profesional, pembelajaran di madrasah diharapkan menjadi lebih efektif, inspiratif, dan berorientasi pada penguatan karakter siswa.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan pihak madrasah yang telah memfasilitasi kegiatan dengan baik. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung kesiapan guru menghadapi berbagai ujian profesional di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya Simulasi UP UKM PPG Batch III Tahun 2025, MIN 2 Kota Palembang menunjukkan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya fokus pada peserta didik, tetapi juga pada peningkatan kompetensi pendidiknya. Kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju madrasah yang unggul, profesional, dan berkarakter. (Ay)

8 Likes

Author: Andri