Palembang Kemenag Sumsel
Komitmen dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan terus diperkuat oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Palembang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Bank Sampah Graha Pena dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah di lingkungan madrasah.
Rangkaian kerja sama tersebut mulai dilaksanakan secara resmi pada Selasa (11/8/2026), ditandai dengan kunjungan Tim Bank Sampah Graha Pena ke MIN 2 Kota Palembang yang berlokasi di Jalan Inspektur Marzuki, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Kedatangan Tim Bank Sampah Graha Pena, Martha Hendratmo dan Dian Kuntadi, diterima oleh Kepala MIN 2 Kota Palembang, Siti Ajnaimah yang dalam kesempatan tersebut diwakili Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana, Ahyar, bersama Ketua Tim Adiwiyata MIN 2 Kota Palembang, Silvia Libraeni.
Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana MIN 2 Kota Palembang, Ahyar. mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan salah satu upaya madrasah untuk meningkatkan pengelolaan sampah agar lebih terarah dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Dulu kami pernah bekerja sama dengan salah satu pengepul sampah, tetapi kemudian berhenti. Agar pengelolaan sampah di madrasah dapat berjalan lebih maksimal, kami memutuskan untuk menjalin kerja sama dengan Bank Sampah Graha Pena,” ujarnya.
Menurutnya, kesadaran menjaga kebersihan dan memilah sampah telah ditanamkan kepada para siswa dan siswi MIN 2 Kota Palembang. Para siswa dibiasakan untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan sesuai dengan jenisnya, terutama sampah organik dan anorganik.
Melalui kerja sama ini, MIN 2 Kota Palembang juga berharap adanya edukasi dan sosialisasi dari Bank Sampah Graha Pena mengenai pengelolaan serta pemilahan sampah yang baik kepada siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
“Ke depan, kami berharap Bank Sampah Graha Pena juga dapat memberikan sosialisasi kepada anak-anak dan para guru tentang bagaimana memilah dan mengelola sampah dengan baik,” tambah Ahyar.
Sementara itu, Ketua Tim Adiwiyata MIN 2 Kota Palembang, Silvia Libraeni. menyampaikan bahwa kerja sama tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung keikutsertaan MIN 2 Kota Palembang dalam Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat nasional.
“Dengan adanya kerja sama dengan bank sampah, salah satu persyaratan untuk mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat nasional sudah terpenuhi. Tentunya ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di madrasah,” jelas Silvia.
Sebagai tindak lanjut kerja sama, MIN 2 Kota Palembang akan melaksanakan program sedekah sampah secara berkala. Sampah yang terkumpul di lingkungan madrasah, khususnya sampah anorganik, akan terlebih dahulu dipilah dan dipisahkan dari sampah organik.
Apabila jumlah sampah yang telah dipilah sudah mencukupi, sampah tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Bank Sampah Graha Pena melalui mekanisme sedekah sampah.
Program tersebut diharapkan tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan kepada seluruh warga madrasah. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang kebersihan, tetapi juga belajar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dari pihak Bank Sampah Graha Pena, Manager Bank Sampah Graha Pena A. Rosidi, yang diwakili Martha Hendratmo, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan MIN 2 Kota Palembang.
“Ini sebuah kebanggaan sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada kami dari Bank Sampah Graha Pena untuk dapat mendukung upaya MIN 2 Kota Palembang dalam Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat nasional,” ungkap Martha.
Ia menjelaskan, Bank Sampah Graha Pena siap mendukung proses pengelolaan sampah di MIN 2 Kota Palembang, termasuk melakukan pengambilan sampah yang telah dikumpulkan oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Menurut Martha, program sedekah sampah merupakan salah satu program yang terus disosialisasikan kepada sekolah-sekolah di Kota Palembang. Program tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.
“Sekolah sedekah sampah ini juga menjadi salah satu program yang terus kami sosialisasikan kepada sekolah-sekolah yang ada di Palembang. Harapannya, program ini dapat membantu menciptakan kebersihan lingkungan sekolah, mendukung program Pemerintah Kota Palembang, sekaligus membantu sekolah dalam meraih Adiwiyata,” tuturnya.
Martha juga berharap kerja sama pengelolaan sampah dapat semakin luas dan melibatkan lebih banyak satuan pendidikan maupun instansi di Kota Palembang.
MIN 2 Kota Palembang menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kerja sama dengan Bank Sampah Graha Pena diharapkan dapat memperkuat program Adiwiyata sekaligus menanamkan kebiasaan positif kepada seluruh warga madrasah untuk memilah, mengurangi, dan memanfaatkan sampah secara bijak.
Dengan semangat kebersamaan, MIN 2 Kota Palembang terus berupaya mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. (an)
