min2palembang.sch.id Berita MIN 2 Kota Palembang Gelar Sosialisasi Penggunaan E-Book Digital Mata Pelajaran Fiqih Bersama Prof. Dr. Indah Wigati

MIN 2 Kota Palembang Gelar Sosialisasi Penggunaan E-Book Digital Mata Pelajaran Fiqih Bersama Prof. Dr. Indah Wigati

Palembang Kemenag Sumsel

MIN 2 Kota Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis digital. Bertempat di ruang Kepala MIN 2 Kota Palembang, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penggunaan E-Book Digital Mata Pelajaran Fiqih yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. Indah Wigati. Kegiatan ini diikuti oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Digital yang mengampu kelas IV, V, dan VI serta dipimpin langsung oleh Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah. S. Pd.I.,  M. Ag. Selasa, 04/08/2026.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan e-book digital sebagai media pembelajaran yang inovatif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Melalui pemanfaatan e-book, guru diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran Fiqih yang lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Dalam paparannya, Indah Wigati menjelaskan berbagai aspek penting mengenai implementasi e-book digital dalam pembelajaran Fiqih. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar e-book sebagai media pembelajaran digital, cara mengakses dan memanfaatkan fitur-fitur interaktif yang tersedia, strategi mengintegrasikan e-book ke dalam proses pembelajaran di kelas, serta teknik penyusunan aktivitas belajar yang mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Fiqih. Selain itu, peserta juga diberikan contoh penerapan pembelajaran berbasis digital yang mendorong siswa lebih aktif, mandiri, dan kritis dalam belajar.

Indah Wigati menyampaikan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di madrasah.

“E-book bukan hanya menggantikan buku cetak, tetapi menjadi media pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, fleksibel, dan kontekstual. Guru memiliki peran penting dalam mengoptimalkan teknologi agar pembelajaran Fiqih semakin mudah dipahami serta mampu membentuk karakter religius peserta didik,” ujar Indah Wigati.

Beliau juga menekankan bahwa pemanfaatan media digital perlu diimbangi dengan kreativitas guru dalam menyusun pembelajaran sehingga teknologi benar-benar memberikan dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, transformasi digital merupakan bagian penting dalam pengembangan mutu pendidikan madrasah yang harus terus didukung oleh seluruh tenaga pendidik.

“Madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Kehadiran e-book digital menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Fiqih. Saya berharap seluruh guru dapat memanfaatkan media digital ini secara optimal sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih inovatif, efektif, dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap ilmu agama,” ungkap beliau.

Melalui sosialisasi ini, para guru juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam penerapan pembelajaran digital di madrasah. Suasana berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab serta berbagi pengalaman mengenai praktik pembelajaran yang telah diterapkan di kelas.

Adapun beberapa manfaat penggunaan e-book digital dalam pembelajaran antara lain:

  • Memudahkan guru dan siswa mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja.
  • Menyajikan materi yang lebih menarik melalui fitur multimedia, gambar, ilustrasi, dan tautan pendukung.
  • Meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik melalui pembelajaran yang interaktif.
  • Membantu siswa belajar secara mandiri sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajarnya.
  • Mendukung pembelajaran yang lebih efisien, praktis, serta ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kertas.
  • Memudahkan guru dalam melakukan pembaruan materi sesuai perkembangan kurikulum dan kebutuhan pembelajaran.

Diharapkan hasil sosialisasi ini dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat budaya literasi digital di lingkungan madrasah. (an)

0 Likes

Author: andre