min2palembang.sch.id Berita Semarak Ramadhan 1447 H di MIN 2 Kota Palembang  Siswa Laksanakan Pembacaan Surah Yasin dan Tausiyah Penuh Hikmah

Semarak Ramadhan 1447 H di MIN 2 Kota Palembang  Siswa Laksanakan Pembacaan Surah Yasin dan Tausiyah Penuh Hikmah

Palembang Kemenag Sumsel

Suasana penuh khidmat dan keberkahan terasa di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Palembang pada kegiatan keagamaan yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H atau tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa kelas III, IV, V, dan VI serta seluruh guru MIN 2 Kota Palembang. Momentum Ramadhan dimanfaatkan oleh pihak madrasah untuk memperkuat pembinaan spiritual siswa melalui kegiatan membaca Surah Yasin, mendengarkan tausiyah, serta memperbanyak doa bersama. Jumat, 13/03/2026.

Sejak pagi hari para siswa telah berkumpul di halaman madrasah dengan penuh antusias. Mereka duduk rapi bersama para guru untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter religius siswa Pesantren Ramadhan dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan di lingkungan MIN 2 Kota Palembang.

Acara dimulai dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah yang dipimpin oleh guru. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca bersama-sama menciptakan suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan. Para siswa mengikuti bacaan dengan penuh perhatian sambil memegang mushaf Al-Qur’an masing-masing.

Pembacaan Surah Yasin merupakan salah satu amalan yang sering dilakukan umat Islam untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membiasakan siswa mencintai Al-Qur’an sejak dini serta memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil.

Setelah pembacaan Surah Yasin selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

Beliau menjelaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kesabaran, kejujuran, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Puasa Ramadhan juga menjadi momen yang tepat bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Siti Ajnaimah menyampaikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan memperbaiki akhlak. Ia menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.

“Anak-anak sekalian, puasa Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang tidak baik. Jadikan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, rajin membaca Al-Qur’an, menghormati guru, dan berbakti kepada orang tua,” ungkap Ibu Siti Ajnaimah dalam tausiyahnya.

Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Ramadhan sebagai waktu untuk meningkatkan kebiasaan positif, seperti melaksanakan shalat tepat waktu, memperbanyak sedekah, serta menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah tausiyah kepala madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis pertanyaan seputar materi Ramadhan dan ibadah yang telah disampaikan. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti sesi ini dan berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.

Sesi kuis ini bertujuan untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan sekaligus membuat suasana kegiatan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan apresiasi dari para guru.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh salah satu guru MIN 2 Kota Palembang, yaitu Bapak Endra Gunawan. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan sebuah kisah inspiratif tentang seorang teladan yang sangat mencintai shalat berjamaah di masjid.

Bapak Endra Gunawan menceritakan kisah seorang pria saleh yang sangat rajin melaksanakan shalat berjamaah di masjid setiap hari. Bahkan meskipun rumahnya cukup jauh dari masjid, ia tetap berusaha datang lebih awal agar dapat melaksanakan shalat bersama jamaah.

Suatu hari pria tersebut jatuh sakit sehingga tidak dapat pergi ke masjid seperti biasanya. Para jamaah masjid merasa kehilangan karena tidak melihatnya hadir seperti hari-hari sebelumnya. Mereka kemudian menjenguknya dan menanyakan keadaannya.

Dengan penuh haru pria tersebut mengatakan bahwa yang paling ia rasakan ketika sakit bukanlah rasa sakit pada tubuhnya, melainkan kesedihan karena tidak bisa melaksanakan shalat berjamaah di masjid bersama kaum Muslimin lainnya.

Kisah tersebut memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang betapa besar keutamaan shalat berjamaah dan bagaimana seorang Muslim seharusnya mencintai ibadah kepada Allah SWT.

Bapak Endra Gunawan juga menjelaskan kepada para siswa bahwa shalat berjamaah memiliki pahala yang jauh lebih besar dibandingkan shalat sendirian. Oleh karena itu, para siswa dianjurkan untuk membiasakan diri melaksanakan shalat berjamaah, baik di rumah maupun di masjid.

Para siswa terlihat sangat menyimak cerita yang disampaikan dengan penuh perhatian. Kisah tersebut memberikan motivasi bagi mereka untuk lebih rajin melaksanakan shalat berjamaah.

Setelah tausiyah selesai, kegiatan kembali dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama. Para siswa dan guru bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Doa yang dipanjatkan juga berisi harapan agar seluruh keluarga besar MIN 2 Kota Palembang senantiasa diberikan keberkahan dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan pembinaan generasi yang berakhlak mulia.

Kegiatan keagamaan ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sikap yang disiplin dan penuh rasa hormat.

Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan karakter religius yang menjadi salah satu prioritas pendidikan di MIN 2 Kota Palembang. Melalui kegiatan keagamaan di bulan Ramadhan, madrasah berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keimanan dan akhlak.

Momentum Ramadhan juga dimanfaatkan oleh pihak madrasah untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di antara siswa dan guru.

Dengan adanya kegiatan pembacaan Surah Yasin, tausiyah, serta doa bersama ini diharapkan para siswa dapat merasakan keberkahan bulan Ramadhan sekaligus meningkatkan semangat mereka dalam menjalankan ibadah.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas siswa sejak usia dini.

Melalui kegiatan religius seperti ini, MIN 2 Kota Palembang terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang religius, harmonis, dan penuh nilai-nilai keislaman bagi seluruh peserta didik. (an)

27 Likes

Author: andre