Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang menggelar kegiatan penting dengan fokus utama penginstalan perangkat lunak ujian berbasis komputer, yakni Safe Exam Browser dan Proctor Browser, di laboratorium komputer madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh operator laboratorium komputer dengan penuh semangat sebagai langkah persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan disimulasikan pada hari Senin, 2 Maret 2026 mendatang.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari, dipimpin langsung oleh tim teknis dan operator laboratorium. Tujuan utama instalasi kedua perangkat lunak ini adalah untuk menciptakan lingkungan ujian online yang aman, terkendali, dan bebas dari gangguan aplikasi lain pada komputer siswa sehingga proses simulasi dan pelaksanaan TKA berjalan lancar tanpa kendala teknis. Safe Exam Browser adalah aplikasi browser khusus yang membatasi akses ke fitur lain pada komputer sehingga memungkinkan siswa fokus dalam ujian dan tidak membuka tab aplikasi lain di luar sistem ujian. Keamanan ini membantu menjaga integritas ujian sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan siswa. Jumat, 27/02/2026.
Selain itu, Proctor Browser berfungsi meminimalkan gangguan dan potensi tindakan curang dengan mengunci konteks ujian di sistem komputer. Browser ini menonaktifkan fitur-fitur seperti copy-paste, navigasi ke aplikasi lain, atau membuka situs di luar ruang ujian sehingga suasana tes menjadi lebih serius dan fokus.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 2 Kota Palembang Ibu Siti Ajnaimah, menekankan pentingnya kegiatan hari ini sebagai bagian dari persiapan teknis yang matang. “Kegiatan instalasi Safe Exam Browser dan Proctor Browser ini adalah langkah awal kita agar nantinya saat simulasi dan pelaksanaan TKA sesungguhnya, semua siswa dapat mengikuti ujian tanpa hambatan teknis yang berarti. Kami ingin menciptakan pengalaman ujian yang efektif dan adil bagi seluruh peserta,” ungkap beliau di sela-sela kegiatan. Menurut Ibu Siti, keterampilan menghadapi ujian berbasis digital adalah bagian penting dari kompetensi abad 21 yang harus dikuasai peserta didik.
Koordinator Kurikulum MIN 2 Kota Palembang Ibu Risnaini, juga memberikan penjelasan terkait pentingnya persiapan ini. “Instalasi perangkat lunak ini bukan hanya soal teknis saja, tetapi juga bagaimana siswa terbiasa dengan sistem ujian yang lebih canggih. Kami berharap melalui simulasi pada tanggal 2 Maret 2026, siswa kelas VI dapat memahami alur ujian, menjawab soal dengan fokus, dan mengelola waktu dengan baik. Ini adalah pengalaman pembelajaran berharga sebelum TKA sesungguhnya,” tambah beliau dengan penuh antusias.
Kegiatan instalasi yang dipandu oleh operator lab ini juga melibatkan pengecekan kesiapan komputer satu per satu, memastikan semua aplikasi berjalan sesuai standar yang diperlukan. Disamping itu, tim teknis juga memberikan pelatihan singkat kepada siswa tentang cara membuka dan menjalankan Safe Exam Browser serta prosedur ujian yang benar.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) sendiri merupakan salah satu instrumen penilaian yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai alat untuk mengukur capaian akademik siswa secara obyektif dan terstandar. Tujuan TKA antara lain memberikan gambaran kemampuan siswa di berbagai bidang akademik, membantu memperkuat penilaian di tingkat madrasah, serta menjadi bahan pertimbangan seleksi pendidikan lanjutan seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Pelaksanaan TKA berbasis komputer seperti ini mendorong siswa untuk mengembangkan kecakapan digital selain kemampuan akademiknya. Tidak hanya itu, penggunaan Safe Exam Browser dan Proctor Browser juga membantu meminimalkan potensi pelanggaran dalam ujian sehingga lingkungan ujian menjadi lebih adil dan setara.
Dalam kesempatan yang sama, para operator lab menyampaikan bahwa instalasi ini berjalan dengan tertib, cepat, dan tanpa hambatan berarti. Pengecekan sistem jaringan internet, proteksi perangkat lunak, serta konfigurasi ruang ujian komputer semuanya telah dipastikan siap untuk digunakan pada simulasi mendatang.
Selain aspek teknis, pihak madrasah juga menyiapkan sosialisasi tentang etika pelaksanaan ujian bagi siswa. Hal ini dimaksudkan agar siswa memahami aturan dan prosedur ujian digital secara lengkap, mulai dari login hingga pengumpulan hasil ujian.
Persiapan matang melalui instalasi perangkat lunak browser ujian ini juga menjadi cerminan komitmen MIN 2 Kota Palembang dalam menghadapi ujian nasional berbasis teknologi. Madrasah berharap seluruh elemen pendidikan di lingkungan madrasah dapat mendukung kegiatan ini dengan penuh antusias.
Sebagai penutup kegiatan, Kepala Madrasah menyampaikan pesan motivasi kepada siswa, guru, dan seluruh tim pelaksana. Beliau berharap bahwa pengalaman ini menjadi dasar yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan akademik di masa depan dan menginspirasi siswa untuk terus berkembang dalam dunia digital dan pendidikan modern.
Dengan demikian, kegiatan instalasi Safe Exam Browser dan Proctor Browser ini bukan sekadar tugas teknis semata, namun juga sarana pembelajaran dan pembiasaan penting dalam era pendidikan digital yang terus berkembang pesat. (an)
