min2palembang.sch.id Berita Rapat Anggota Tim Adiwiyata Min 2 Kota Palembang Memperkuat Komitmen Siswa Dalam Pelihara Lingkungan

Rapat Anggota Tim Adiwiyata Min 2 Kota Palembang Memperkuat Komitmen Siswa Dalam Pelihara Lingkungan

Palembang Kemenag Sumsel

MIN 2 Kota Palembang kembali menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan hidup melalui pelaksanaan rapat Tim Adiwiyata yang digelar di lingkungan madrasah pada Selasa, 3/02/2026.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan anggota Tim Adiwiyata untuk membahas langkah-langkah dalam menjaga dan melestarikan keberlangsungan hidup tanaman di lingkungan madrasah.

Tim Adiwiyata merupakan bagian dari program Gerakan Sekolah / Madrasah  Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang dirancang oleh pemerintah untuk menguatkan budaya ramah lingkungan di lingkungan pendidikan.

Salah satu poin penting yang dibahas dalam rapat adalah perencanaan pemeliharaan tanaman penghijauan di setiap sudut madrasah untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

Dalam diskusi, siswa-siswa antusias memberikan ide tentang jenis tanaman yang cocok ditanam, cara merawatnya, dan pembagian tugas harian untuk perawatan tanaman.

Kegiatan ini juga membahas evaluasi kegiatan penghijauan yang telah dilakukan tahun lalu, termasuk laporan dari siswa mengenai keberhasilan dan tantangan dalam merawat tanaman.

Para siswa yang tergabung dalam Tim Adiwiyata secara langsung mempresentasikan hasil observasi mereka terhadap kondisi tanaman, seperti kebutuhan air, pupuk, dan perbaikan tanah.

Rapat Adiwiyata di MIN 2 Palembang menekankan pentingnya kerja sama antar siswa dalam rangka mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, hijau, dan nyaman.

Program Adiwiyata tidak hanya fokus pada penghijauan, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Madrasah menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam program ini adalah bentuk nyata dari pembelajaran yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari.

Rapat juga menghasilkan beberapa poin keputusan penting, antara lain penjadwalan jadwal pemeliharaan tanaman setiap kelas, penetapan area taman sebagai zona bebas sampah, dan pembentukan kelompok pelaksana piket tanaman.

Para anggota Tim Adiwiyata menyepakati bahwa setiap kelas wajib menyusun laporan mingguan progres perawatan tanaman yang menjadi tanggung jawab mereka.

Kegiatan ini juga memiliki manfaat penting, seperti meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya penghijauan, mengasah keterampilan bertanam, serta memperbaiki kualitas udara di lingkungan madrasah

Selain itu, tujuan adanya kegiatan ini adalah menciptakan warga madrasah yang memiliki sikap peduli terhadap lingkungan, memahami siklus kehidupan tanaman, serta bertanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan hidup makhluk hidup di sekitar mereka.

Rapat tersebut turut memuat diskusi tentang strategi memanfaatkan tanaman sebagai media pembelajaran sains, seperti pertumbuhan tanaman, fotosintesis, dan konservasi air.

Seluruh peserta rapat juga diajak untuk memikirkan inovasi kegiatan lingkungan lain yang bisa dilakukan sepanjang tahun ini dalam rangka memenuhi target Adiwiyata di tingkat kota bahkan nasional.

Salah satu anggota Tim Adiwiyata bagian pemeliharaan tanaman, Ibu Altus, memberikan komentarnya saat ditanya tentang harapan dari kegiatan ini


“Melalui kegiatan pertemuan ini, kami berharap siswa benar-benar memahami pentingnya merawat tanaman, bukan hanya sebagai tugas, tetapi sebagai bentuk cinta terhadap ciptaan Tuhan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ibu Altus dengan penuh semangat.

Kegiatan rapat ini diakhiri dengan foto bersama di taman utama madrasah sebagai simbol komitmen semua pihak dalam menjaga lingkungan madrasah tetap hijau dan lestari.

Para siswa berjalan keluar ruangan rapat dengan penuh semangat, siap menerapkan ide-ide yang telah mereka susun bersama untuk pemeliharaan lingkungan.

Dengan beragam ide dan keputusan rapat yang matang, MIN 2 Kota Palembang melangkah mantap menuju predikat Madrasah Adiwiyata yang bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar terimplementasi dalam keseharian warga madrasah.

Melalui kegiatan ini, lingkungan madrasah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar yang nyaman, tetapi juga menjadi contoh nyata implementasi budaya peduli lingkungan di Kota Palembang. (An)

13 Likes

Author: Andri