min2palembang.sch.id Berita Inovasi Hijau P5  Siswa MIN 2 Palembang Ciptakan Pot Bunga dari Limbah Galon

Inovasi Hijau P5  Siswa MIN 2 Palembang Ciptakan Pot Bunga dari Limbah Galon

Palembang Kemenag Sumsel

Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kembali dilaksanakan oleh siswa MIN 2 Kota Palembang dengan penuh antusias. Pada pelaksanaan kali ini, peserta didik mengikuti kegiatan kreatif berupa pembuatan pot bunga dari limbah plastik galon yang sudah tidak terpakai. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus edukatif dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Rabu, 26/11/2025.

Program P5 merupakan bagian penting dari Kurikulum yang bertujuan membentuk karakter pelajar Indonesia agar memiliki kompetensi global, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Dalam pelaksanaannya, P5 menekankan nilai gotong royong, kreativitas, serta sikap peduli terhadap keberlanjutan.

Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga praktik langsung. Itulah mengapa pembuatan pot bunga dari limbah plastik galon dipilih sebagai projek kreatif berbasis lingkungan. Selain mudah diterapkan, kegiatan ini menanamkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola sampah menjadi barang bermanfaat.

Pembuatan pot bunga dari plastik galon juga menjadi bentuk penerapan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle. Siswa diajak untuk menyadari bahwa limbah rumah tangga, jika diolah dengan baik, dapat menjadi produk dekoratif yang indah dan bernilai pakai tinggi.

Sebelum kegiatan dimulai, guru pendamping memberikan penjelasan terkait apa itu P5 dan pentingnya menjaga lingkungan. Pemahaman dasar ini dilakukan agar siswa mengetahui alasan kegiatan ini dipilih serta nilai pendidikan yang menyertai proses pembuatannya.

Pada sesi praktik, siswa terlebih dahulu membersihkan galon yang telah dikumpulkan. Pembersihan dilakukan agar galon aman digunakan dan siap diproses menjadi pot bunga yang layak hias. Kegiatan ini juga melatih siswa menjaga kebersihan alat dan bahan yang dipakai.

Setelah dibersihkan, galon dipotong sesuai desain yang telah dirancang. Proses pemotongan dilakukan dengan berhati-hati dan akhirnya menghasilkan bentuk dasar pot yang siap diberi sentuhan kreativitas. Pada tahap ini siswa belajar ketelitian dan kesabaran.

Tahap berikutnya adalah memperhalus bagian tepi galon. Proses penghalusan bertujuan agar pot aman digunakan dan tidak melukai tangan. Selain itu, kegiatan ini mengajarkan pentingnya memperhatikan detail dalam setiap karya.

Setelah bentuk dasar selesai, siswa mulai menghias pot menggunakan cat warna, kertas hias, dan berbagai ornamen lainnya. Bagian ini menjadi sesi yang paling disukai karena siswa bebas menampilkan ide kreatif mereka.

Hasil karya yang dihasilkan sangat beragam dan penuh warna. Setiap pot memiliki karakteristik tersendiri sesuai imajinasi masing-masing siswa. Kegiatan ini semakin menunjukkan bahwa kreativitas dapat tumbuh melalui hal-hal sederhana.

Selain menghasilkan pot bunga yang cantik, kegiatan ini membawa banyak manfaat. Siswa menjadi lebih peduli terhadap lingkungan, memahami cara mengelola sampah, serta belajar bekerja sama dalam kelompok.

Manfaat lainnya adalah meningkatnya rasa percaya diri siswa ketika karya mereka diapresiasi. Kegiatan yang menyenangkan ini menciptakan suasana belajar yang aktif, inovatif, dan melibatkan kolaborasi antarsiswa.

Guru pendamping menyampaikan bahwa projek P5 seperti ini penting untuk terus dilaksanakan karena membantu siswa berpikir kritis dan peka terhadap isu lingkungan. Proses pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas tetapi juga melalui praktik langsung.

Kegiatan ini juga menjadi ajang pembentukan karakter disiplin. Siswa mengikuti setiap langkah dengan teratur, mulai dari persiapan bahan hingga finishing karya. Disiplin menjadi salah satu nilai penting dalam P5.

Setelah semua pot bunga selesai dibuat, karya siswa dipajang di halaman madrasah. Pot-pot tersebut menjadi dekorasi indah yang mempercantik lingkungan MIN 2 Kota Palembang. Suasana madrasah tampak lebih hidup dan penuh warna.

Pameran kecil hasil karya tersebut juga menjadi kebanggaan bagi siswa dan orang tua. Banyak dari mereka yang tidak menyangka bahwa limbah plastik galon dapat berubah menjadi pot bunga yang menarik.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga kepedulian, kreativitas, dan kebermanfaatan bagi lingkungan. Program P5 menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi tersebut.

Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut beliau, projek seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang peduli lingkungan dan kreatif.

Beliau menambahkan bahwa madrasah akan terus mendukung kegiatan P5 karena memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa. “Kegiatan ini bukan hanya melatih kreativitas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab sejak dini,” ujar Ibu Siti Ajnaimah.

Kegiatan P5 pembuatan pot bunga dari limbah plastik galon ini menjadi bukti bahwa pembelajaran yang bermakna dapat diwujudkan melalui inovasi sederhana. MIN 2 Kota Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang membawa manfaat nyata bagi siswa dan lingkungan. (an)

12 Likes

Author: Andri