Palembang Kemenag Sumsel
Pada hari ini, siswa-siswi MIN 2 Kota Palembang mengadakan kegiatan istimewa yaitu sarapan sehat MBG (Makan Bergizi Gratis) bersama. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk ungkapan syukur dan terima kasih madrasah kepada Pemerintah atas dukungan program MBG yang telah membawa banyak manfaat bagi para siswa. Jumat, 21/11/2025.
Kegiatan berlangsung setelah pelaksanaan Jumat rutin di MIN 2 Kota Palembang. Setelah sholat dhuha bersama dan pembacaan Surat Yasin, seluruh siswa berkumpul di halaman madrasah, tepatnya di lokasi Pakjo, untuk menikmati sarapan bersama.
Acara dipimpin oleh Ustad Abdul Kholik, guru agama di madrasah, yang memandu jalannya kegiatan dengan khidmat. Ia mengajak siswa untuk bersyukur atas nikmat makanan bergizi yang kini tersedia secara rutin.
Hadir pula dalam momen tersebut seluruh civitas madrasah, Ibu Kepala Madrasah tidak hanya hadir, tetapi juga secara aktif mengkoordinir dan menyemangati siswa dalam sarapan sehat bersama.
Dalam sambutannya, Ibu Siti Ajnaimah menyampaikan bahwa kegiatan sarapan MBG ini bukan sekadar momen makan bersama, melainkan wujud simbolis kerja sama antara lembaga pendidikan dan pemerintah untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan siswa. Menurut beliau, program MBG membantu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan nutrisi penting sejak pagi hari, yang sangat berpengaruh pada fokus belajar dan energi mereka di madrasah.
Lebih lanjut, Kepala MIN 2 menyatakan harapan agar program MBG terus berjalan dan berkembang, terutama karena manfaat gizi sangat besar. “Kami sangat bersyukur kepada Pemerintah, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas inisiatif MBG ini. Program ini bukan hanya memberi kami makanan pagi, tetapi memberi kesempatan kepada siswa untuk tumbuh sehat dan berprestasi,” ujarnya.
Menurut data dari pelaksanaan program MBG di Kota Palembang, pemerintah kota menyiapkan anggaran sekitar Rp 42 miliar untuk program makan bergizi gratis.
Alokasi ini menunjukkan komitmen serius dari pemerintah daerah untuk mendukung inisiatif nasional tersebut.
Secara nasional, MBG adalah program prioritas Pemerintah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa anggaran untuk MBG akan terus disediakan demi memastikan setiap anak yang membutuhkan mendapatkan nutrisi. Bahkan, alokasi anggaran MBG pada 2026 diproyeksikan naik sangat signifikan menjadi Rp 335 triliun.
Lalu, apa sebenarnya sarapan sehat MBG dan mengapa ini penting? Program MBG dirancang untuk memberikan makanan bergizi seimbang kepada anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Menurut kajian, program makan bergizi gratis mampu menurunkan angka stunting, meningkatkan konsentrasi siswa, dan memperkuat kehadiran siswa di sekolah karena anak lebih sehat dan termotivasi.
Manfaat sarapan sehat pada siswa sangat nyata. Dengan mengonsumsi makanan bergizi di pagi hari, siswa mendapatkan energi yang cukup untuk aktivitas belajar, meningkatkan daya ingat, dan mengurangi kelaparan yang bisa mengganggu konsentrasi. Selain itu, sarapan bergizi dapat membantu stabilisasi kadar gula darah dan mendukung pertumbuhan optimal anak.
Melalui kegiatan sarapan bersama ini, MIN 2 Kota Palembang juga ingin menegaskan bahwa program MBG bukan hanya bantuan sekali waktu, tetapi bagian dari investasi jangka panjang atas kualitas sumber daya manusia. Ibu Kepala Madrasah menekankan bahwa kesehatan siswa sangat berkaitan dengan prestasi akademik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh para siswa secara beramai-ramai. Mereka menyatakan rasa apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat, kepada Presiden Prabowo Subianto, atas hadirnya program MBG yang telah mengubah rutinitas pagi mereka menjadi lebih sehat dan gizi terpenuhi.
Sebagai simbol penghargaan, siswa mengucapkan “terima kasih, Pak Presiden Prabowo” dengan antusias saat sarapan bersama berlangsung. Gestur ini menjadi momen emosional sekaligus syukur kolektif atas kebijakan yang nyata dirasakan manfaatnya.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi madrasah untuk memperkuat rasa kebersamaan antar warga madrasah siswa, guru, dan staf melalui ritual pagi yang positif dan sehat. Momen ini semakin mendekatkan ikatan sosial di dalam lingkungan MIN 2 Kota Palembang khususny.
Sementara itu, dari sudut pendidikan agama, pengajian dhuha dan bacaan Yasin sebelum sarapan juga memberikan dimensi spiritual. Ini menunjukkan integrasi nilai-nilai keagamaan dan kesehatan: mensyukuri nikmat makanan sekaligus menjaga tubuh sebagai amanah.
Kegiatan sarapan MBG bersama ini pun diharapkan menjadi proyek percontohan bagi madrasah lain di Palembang. Bila sukses dan dirasakan dampaknya, madrasah lain bisa meniru model kolaborasi apresiatif dan sehat seperti yang dilakukan MIN 2.
Lebih jauh, Kepala MIN 2 menyatakan kesiapan madrasah untuk terus mendukung pengembangan MBG, termasuk memberikan masukan tentang menu, distribusi, dan evaluasi manfaat di lapangan agar program semakin efektif.
Dalam penutup sambutannya, Ibu Siti Ajnaimah menegaskan: “Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat. Sarapan sehat MBG bersama hari ini adalah wujud nyata bahwa pemerintah dan dunia pendidikan bisa bersinergi demi masa depan anak-anak sehat dan cerdas.”
kegiatan sarapan sehat MBG bersama di MIN 2 Kota Palembang adalah simbol nyata dari perwujudan kebijakan nasional di level lokal, yang mengubah visi program menjadi kenyataan sehari-hari bagi siswa sebuah langkah dengan dampak besar. (an)
