Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang melaksanakan kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Pakjo. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh peserta didik dari kelas I, II, dan V, dengan pengawasan langsung dari para guru pendamping. Pelaksanaan imunisasi dilakukan di ruang UKS MIN 2 Kota Palembang yang telah disiapkan, memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib dan nyaman bagi para siswa. Selasa, 18/11/2025
Pada kesempatan ini, jenis imunisasi yang diberikan adalah imunisasi DT, yaitu vaksin untuk mencegah penyakit Difteri dan Tetanus. Difteri merupakan penyakit serius yang menyerang saluran pernapasan, sedangkan tetanus dapat menyebabkan kejang otot dan berpotensi membahayakan jiwa. Petugas kesehatan menjelaskan bahwa imunisasi DT sangat penting diberikan pada anak usia sekolah untuk memperkuat kembali kekebalan tubuh terhadap kedua penyakit tersebut. Pelaksanaan imunisasi berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti. Siswa yang telah mendapatkan vaksin diarahkan untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum kembali mengikuti kegiatan belajar.
Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, turut hadir langsung melihat jalannya kegiatan imunisasi. Beliau menyampaikan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Pakjo atas kerja sama yang baik serta menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. “Anak-anakku semuanya, kesehatan adalah anugerah berharga yang harus kita jaga. Dengan tubuh yang sehat, kalian dapat belajar dengan semangat, berprestasi, dan menggapai cita-cita yang tinggi. Jangan takut imunisasi, karena ini adalah ikhtiar kita untuk tetap kuat dan terlindungi,” ungkap beliau memberikan motivasi kepada para siswa. Ibu Siti juga mengajak para orang tua agar terus mendukung program-program kesehatan yang dicanangkan pemerintah demi masa depan anak-anak.
Sementara itu, perwakilan dari UPTD Puskesmas Pakjo, Ibu dr. Sundus memberikan penjelasan mengenai pentingnya program BIAS. Beliau menuturkan, “BIAS merupakan program nasional yang bertujuan memberikan perlindungan lengkap kepada anak usia sekolah dari penyakit berbahaya. Dengan imunisasi, kita membantu membentuk kekebalan tubuh anak agar terhindar dari potensi wabah di masa mendatang.” Beliau juga menambahkan bahwa imunisasi tidak hanya melindungi individu tetapi juga membantu menciptakan kekebalan kelompok di lingkungan sekolah, sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah bersama-sama.
Suasana kegiatan tampak penuh semangat. Para siswa datang dengan tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan kelas masing-masing. Guru-guru yang mendampingi juga turut memberikan penguatan kepada peserta didik, terutama bagi mereka yang terlihat gugup atau takut dengan jarum suntik. Beberapa siswa bahkan menunjukkan sikap berani dan antusias karena menganggap imunisasi sebagai bagian dari menjaga diri agar tetap sehat.
Selain proses penyuntikan, kegiatan BIAS ini juga diisi dengan edukasi kesehatan seputar pentingnya imunisasi dan menjaga kebersihan diri. Petugas kesehatan dari Puskesmas Pakjo memberikan penjelasan sederhana dan mudah dipahami kepada siswa mengenai cara mencegah penularan penyakit melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan baik dalam keseharian para siswa.
Pihak madrasah juga menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat istirahat sementara, kotak P3K, serta air minum bagi siswa yang membutuhkan. Beberapa orang tua siswa yang hadir turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena anak-anak mereka mendapatkan layanan imunisasi tanpa harus pergi ke puskesmas. Kehadiran layanan kesehatan langsung di madrasah dianggap sangat membantu khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu.
Kegiatan BIAS tahun ini berjalan dengan koordinasi yang baik antara pihak madrasah dan tenaga kesehatan. Tim Puskesmas Pakjo memastikan seluruh peralatan yang digunakan dalam keadaan steril dan aman, sementara pihak UKS MIN 2 Kota Palembang memastikan keamanan dan kenyamanan para siswa selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara instansi pendidikan dan kesehatan berjalan sangat efektif.
Di akhir kegiatan, para petugas kesehatan memberikan laporan dan evaluasi singkat kepada pihak madrasah. Mereka memastikan bahwa semua peserta yang terdaftar telah mendapatkan imunisasi serta mencatat perkembangan kesehatan siswa selama kegiatan berlangsung. Tidak ditemukan keluhan berat pascaimunisasi, dan seluruh siswa dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Kegiatan BIAS di MIN 2 Kota Palembang tahun ini bukan hanya sekadar program tahunan, tetapi juga merupakan wujud komitmen bersama dalam membentuk generasi yang sehat dan kuat. Lingkungan madrsah yang bersih, sehat, dan terlindungi diharapkan dapat membentuk budaya hidup sehat pada diri peserta didik sejak usia dini. Dengan terlaksananya program ini, MIN 2 Kota Palembang kembali menegaskan peran madrasah dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan pendidikan. (an)
