Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang laksanakan kegiatan rapat evaluasi koordinasi bulanan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula MIN 2 Kota Palembang lokasi Pakjo. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan sebagai bentuk penguatan tata kelola madrasah yang efektif dan berkelanjutan. Kamis, 02/04/2026.
Rapat dipimpin dan dibuka secara langsung oleh Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah. Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, seluruh civitas madrasah hadir untuk mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh perhatian dan tanggung jawab.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini seluruh koordinator bidang yang ada di lingkungan MIN 2 Kota Palembang. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran diskusi serta penyampaian berbagai program kerja yang telah dan akan dilaksanakan.
Selain itu, rapat ini juga dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai, termasuk tenaga lokal dari MIN 2 Kota Palembang wilayah Jakabaring. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Ibu Siti Ajnaimah menegaskan pentingnya rapat evaluasi sebagai sarana refleksi terhadap kinerja yang telah berjalan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan madrasah tidak terlepas dari kerja sama yang solid dari seluruh civitas madrasah.
“Rapat evaluasi ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum penting untuk memperbaiki, meningkatkan, dan menyelaraskan seluruh program kerja madrasah agar berjalan lebih optimal,” ujar beliau.
Pada sesi pembahasan pertama, rapat menyoroti aspek kedisiplinan dan absensi kerja. Hal ini menjadi perhatian utama karena kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional.
Dalam diskusi tersebut, disampaikan pentingnya ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, serta komitmen dalam menjalankan peran masing-masing. Seluruh peserta rapat sepakat bahwa peningkatan kedisiplinan akan berdampak langsung terhadap kualitas layanan pendidikan di madrasah.
Selain itu, kerja sama antar civitas madrasah juga menjadi fokus pembahasan. Sinergi antar guru, pegawai, dan seluruh elemen madrasah dinilai sangat penting dalam mendukung tercapainya tujuan bersama.
Pembahasan kemudian berlanjut pada program Adiwiyata atau ekoteologi yang tengah dipersiapkan untuk memasuki masa penilaian. Program ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.
Koordinator bidang terkait memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti pengelolaan kebun madrasah, penanaman tanaman herbal, serta kegiatan kebersihan lingkungan yang melibatkan peserta didik secara aktif.
Ibu Siti Ajnaimah menekankan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar penilaian, tetapi merupakan budaya yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.
“Ekoteologi adalah bagian dari pendidikan karakter. Kita ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tambah beliau.
Agenda selanjutnya membahas persiapan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tahun 2026. Hal ini menjadi salah satu program strategis yang memerlukan perencanaan matang. Dalam pembahasan tersebut, disampaikan berbagai strategi untuk menarik minat masyarakat, termasuk peningkatan kualitas layanan, promosi madrasah, serta penyediaan fasilitas yang memadai.
Panitia PMBM juga memaparkan rencana teknis pelaksanaan, mulai dari proses pendaftaran hingga seleksi peserta didik baru. Semua dirancang agar berjalan transparan, akuntabel, dan profesional.
Kepala madrasah mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk kepercayaan yang diberikan kepada MIN 2 Kota Palembang. “PMBM adalah wajah awal madrasah di mata masyarakat. Oleh karena itu, kita harus memberikan pelayanan yang maksimal dan ramah,” ujar Ibu Siti Ajnaimah.
Setelah seluruh agenda utama dibahas, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, serta saran konstruktif.
Berbagai pertanyaan yang muncul menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian civitas madrasah terhadap kemajuan lembaga. Diskusi berlangsung dinamis namun tetap dalam suasana yang kondusif.
Koordinator bidang dan pimpinan madrasah memberikan tanggapan secara langsung terhadap setiap pertanyaan yang diajukan. Hal ini menjadi bentuk keterbukaan dalam pengelolaan madrasah.
Melalui sesi ini, diharapkan setiap permasalahan yang ada dapat ditemukan solusi bersama sehingga tidak menghambat jalannya program madrasah. Rapat evaluasi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar civitas madrasah. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memperkuat semangat kerja dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Di akhir kegiatan, Ibu Siti Ajnaimah kembali mengingatkan pentingnya menjaga komitmen dan integritas dalam bekerja. Ia berharap seluruh civitas madrasah dapat terus meningkatkan kualitas diri. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan hasil rapat sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas ke depan.
Dengan terselenggaranya rapat evaluasi koordinasi bulanan ini, diharapkan MIN 2 Kota Palembang dapat terus berkembang menjadi madrasah yang unggul, berkarakter, dan berwawasan lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan keberkahan.
Rapat ini menjadi bukti nyata bahwa MIN 2 Kota Palembang terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengelolaan yang terstruktur dan kolaboratif. Dengan semangat kebersamaan, seluruh civitas madrasah optimis mampu menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan visi madrasah yang lebih baik di masa mendatang. (an)
