Palembang Kemenag Sumsel
Kepala MIN 2 Kota Palembang melaksanakan program Ekoteologi di lingkungan madrasah, khususnya pada area tanaman dan pepohonan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan kepedulian terhadap alam. Selasa, 27/01/2026
Pelaksanaan program Ekoteologi ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, dan didampingi oleh Ketua Tim Adiwiyata, Ibu Silvia Libraeni, bersama seluruh tim Adiwiyata madrasah. Kegiatan dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan dan tanggung jawab.
Fokus utama kegiatan ini adalah merapikan area tanaman dan pepohonan yang berada di lingkungan MIN 2 Kota Palembang. Tim Adiwiyata bersama pimpinan madrasah melakukan penataan ulang tanaman, pemangkasan dahan yang tidak teratur, serta pembersihan area sekitar pepohonan agar tampak lebih rapi, sehat, dan asri.
Program Ekoteologi yang dilaksanakan ini merupakan wujud nyata integrasi antara nilai keagamaan dan kepedulian lingkungan. Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah dan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat ciptaan-Nya.
Ibu Siti Ajnaimah menyampaikan bahwa lingkungan madrasah bukan hanya tempat belajar secara akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan akhlak siswa. Oleh karena itu, lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata rapi sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang nyaman dan berkualitas.
“Melalui program Ekoteologi ini, kami ingin menanamkan kepada seluruh warga madrasah, khususnya siswa, bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari nilai keimanan. Alam adalah amanah yang harus dirawat dan dijaga bersama,” ujar Ibu Siti Ajnaimah.
Kegiatan penataan pepohonan ini juga bertujuan untuk menciptakan kualitas udara yang lebih sehat di lingkungan madrasah. Pepohonan yang terawat dengan baik mampu menghasilkan oksigen yang bersih dan memberikan suasana sejuk bagi seluruh warga MIN 2 Kota Palembang.
Selain itu, penataan area tanaman juga berfungsi untuk mencegah kerusakan lingkungan, seperti genangan air, tanaman liar, serta potensi bahaya dari dahan rapuh. Dengan lingkungan yang tertata, madrasah menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman bagi siswa dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Ketua Tim Adiwiyata, Ibu Silvia Libraeni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Adiwiyata yang terus dikembangkan di MIN 2 Kota Palembang. Menurutnya, keberhasilan program lingkungan sangat bergantung pada keterlibatan langsung seluruh warga madrasah.
Tim Adiwiyata dengan penuh tanggung jawab melaksanakan tugas masing-masing, mulai dari pemangkasan, pembersihan area, hingga penataan kembali tanaman agar tampak lebih indah dan teratur. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat.
Program Ekoteologi ini juga memberikan dampak positif bagi siswa. Dengan melihat langsung praktik kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh pimpinan dan guru, siswa mendapatkan teladan nyata tentang pentingnya menjaga alam sejak dini.
Siswa diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan serta memiliki kesadaran bahwa kebersihan dan kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai ini diharapkan dapat diterapkan tidak hanya di madrasah, tetapi juga di rumah dan lingkungan masyarakat.
Lingkungan madrasah yang hijau dan asri terbukti dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Suasana yang sejuk dan nyaman membuat siswa lebih betah berada di madrasah dan lebih fokus dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Ibu Siti Ajnaimah juga menegaskan bahwa program Ekoteologi sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan pendidikan akademik.
“Madrasah harus menjadi contoh dalam penerapan nilai-nilai keagamaan yang nyata. Salah satunya dengan menjaga lingkungan sebagai bentuk pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambah beliau.
Kegiatan ini juga mendukung program Adiwiyata yang tengah dijalankan MIN 2 Kota Palembang. Dengan konsistensi dalam menjaga lingkungan, madrasah diharapkan mampu menjadi madrasah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Dampak dari program ini tidak hanya dirasakan oleh warga madrasah, tetapi juga memberikan contoh positif bagi masyarakat sekitar. Lingkungan madrasah yang bersih dan hijau dapat menginspirasi masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan Ekoteologi ini, MIN 2 Kota Palembang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana namun dilakukan secara konsisten dan penuh kesadaran.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Kolaborasi antara kepala madrasah, tim Adiwiyata, dan seluruh warga madrasah menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Ke depan, MIN 2 Kota Palembang berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengembangkan program Ekoteologi sebagai bagian dari budaya madrasah. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat pembelajaran nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Melalui program ini, diharapkan terbentuk generasi siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dan ekologis, sehingga mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam untuk masa depan yang lebih baik. (an)
