min2palembang.sch.id Berita Bimtek Hari Pertama Peningkatan Kompetensi Guru,  Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Bimtek Hari Pertama Peningkatan Kompetensi Guru,  Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Palembang Kemenag Sumsel

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang Bapak H. Muflikhul Hasan resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Penciptaan Budaya Madrasah melalui Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini dimulai pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan akan berlangsung selama empat hari hingga 23 Desember 2025.

Bimtek ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna GSC Erlangga Palembang sebagai pusat kegiatan pembelajaran dan penguatan kapasitas pendidik madrasah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pembelajaran bermakna.

Sebanyak kurang lebih 150 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari para guru MIN 2 Kota Palembang serta perwakilan Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama kegiatan, menandakan tingginya semangat guru untuk terus berkembang dan berinovasi.

Pembukaan Bimtek dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, Bapak H. Muflikhul Hasan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran di madrasah agar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.

Menurut beliau, pendekatan deep learning menjadi salah satu kunci untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, kritis, dan reflektif. Guru diharapkan mampu membimbing peserta didik untuk memahami konsep secara mendalam, bukan sekadar menghafal materi pelajaran.

Selain itu, tema kurikulum berbasis cinta dinilai sangat relevan dengan nilai-nilai pendidikan madrasah. Kurikulum ini menekankan pentingnya kasih sayang, empati, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai fondasi dalam membangun budaya madrasah yang ramah, aman, dan inklusif.

Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, turut hadir dalam kegiatan pembukaan dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Bimtek ini. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen pimpinan madrasah dalam mendorong peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Ibu Siti Ajnaimah menyampaikan bahwa guru madrasah harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai cinta dalam setiap proses pembelajaran. Menurutnya, pembelajaran yang dilandasi cinta akan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkepribadian luhur.

Hari pertama Bimtek diisi dengan pengenalan konsep dasar pembelajaran mendalam atau deep learning dalam konteks pendidikan madrasah. Peserta diajak untuk memahami perbedaan antara pembelajaran permukaan dan pembelajaran mendalam serta implikasinya terhadap perkembangan peserta didik.

Materi juga menyoroti peran guru sebagai fasilitator yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang menantang, menyenangkan, dan bermakna. Guru didorong untuk lebih reflektif dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan nyata siswa.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan hari pertama juga diisi dengan diskusi interaktif. Para peserta diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan, serta praktik baik yang telah diterapkan di madrasah masing-masing.

Diskusi tersebut menjadi ruang kolaboratif yang memperkaya wawasan peserta dan memperkuat jejaring antar guru dan madrasah. Hal ini sejalan dengan tujuan Bimtek untuk membangun komunitas belajar yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Tema budaya madrasah melalui kurikulum berbasis cinta juga mulai diperkenalkan secara konseptual. Peserta diajak untuk merefleksikan bagaimana nilai cinta dapat diintegrasikan dalam kebijakan madrasah, proses pembelajaran, serta interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah.

Budaya madrasah yang berbasis cinta diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. Dengan demikian, peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari aspek akademik maupun karakter.

Kegiatan Bimtek ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Pada hari-hari berikutnya, peserta akan dibekali dengan strategi, model pembelajaran, serta praktik nyata penerapan deep learning dan kurikulum berbasis cinta di madrasah.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Palembang berharap para guru dapat menjadi motor penggerak perubahan pendidikan madrasah yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Guru diharapkan mampu mengimplementasikan hasil Bimtek secara nyata di madrasah masing-masing.

Hari pertama pelaksanaan Bimtek ditutup dengan refleksi bersama mengenai peran strategis guru dalam membentuk generasi masa depan. Refleksi ini menjadi penguat bahwa pendidikan madrasah bukan hanya tentang penguasaan ilmu, tetapi juga tentang menumbuhkan cinta, nilai, dan kemanusiaan.

Dengan dimulainya Bimtek ini, diharapkan lahir guru-guru madrasah yang profesional, inovatif, dan berjiwa kasih sayang. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berbudaya cinta. (An)

11 Likes

Author: Andri