Palembang Kemenag Sumsel
MIN 2 Kota Palembang turut melaksanakan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memetakan dan mengembangkan kompetensi guru serta tenaga kependidikan madrasah. Senin, 05/10/2026.
Pelaksanaan kegiatan AKGTK di lingkungan MIN 2 Kota Palembang dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang tersedia di Laboratorium Komputer MIN 2 Kota Palembang, lokasi Pakjo, serta dilaksanakan pula di MIN 2 Kota Palembang lokasi Jakabaring. Pelaksanaan berbasis komputer tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.
AKGTK merupakan singkatan dari Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini merupakan salah satu instrumen Kementerian Agama untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah secara lebih terukur. Hasil asesmen dapat dimanfaatkan sebagai bahan pemetaan, evaluasi, pembinaan, serta pengembangan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan AKGTK tidak semata-mata dimaksudkan untuk memberikan penilaian terhadap kemampuan individu. Lebih dari itu, asesmen menjadi bagian dari proses untuk mengetahui kompetensi yang telah dimiliki sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu dikembangkan.
Melalui pemetaan tersebut, hasil AKGTK dapat menjadi salah satu bahan dalam menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Dengan demikian, program peningkatan kapasitas dan pengembangan keprofesian dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan yang lebih terukur.
Bagi guru, AKGTK dapat memberikan gambaran mengenai kompetensi yang berkaitan dengan tugas dan profesinya. Sementara bagi kepala madrasah, pengawas, maupun tenaga kependidikan, asesmen dapat memberikan gambaran kompetensi sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Pelaksanaan AKGTK Tahun 2026 sendiri dijadwalkan pada 5 sampai dengan 9 Oktober 2026. Peserta berasal dari unsur guru, kepala madrasah, pengawas, tenaga perpustakaan, dan tenaga laboratorium yang terdaftar dalam sistem EMIS GTK.
Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium MIN 2 Kota Palembang Pakjo menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran asesmen berbasis digital. Ketersediaan perangkat komputer, jaringan internet, ruang asesmen, serta dukungan teknis menjadi faktor penting agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.
Sebelumnya, MIN 2 Kota Palembang juga telah melaksanakan uji coba login AKGTK Madrasah 2026 di Laboratorium Komputer. Uji coba tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 19–24 September 2026 untuk memastikan kesiapan akun, perangkat, jaringan, serta pemahaman peserta terhadap mekanisme asesmen.
Tahapan persiapan tersebut menjadi modal penting bagi MIN 2 Kota Palembang dalam menghadapi pelaksanaan asesmen utama. Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal, madrasah berupaya meminimalkan kendala teknis dan memastikan peserta dapat mengikuti asesmen dengan tertib.
Selain di lokasi Pakjo, pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari MIN 2 Kota Palembang lokasi Jakabaring. Keberadaan dua lokasi tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan dukungan sarana dan prasarana bagi guru serta tenaga kependidikan yang mengikuti AKGTK.
Pelaksanaan di dua lokasi juga menunjukkan bahwa fasilitas teknologi madrasah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Laboratorium tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pembelajaran bagi murid, tetapi juga menjadi sarana pendukung pengembangan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan.
Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan AKGTK Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk melakukan refleksi terhadap kompetensi yang dimiliki sekaligus terus meningkatkan profesionalisme.
“AKGTK ini bukan sekadar asesmen, tetapi menjadi bagian dari proses pemetaan dan pengembangan kompetensi guru serta tenaga kependidikan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan hasilnya sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam memberikan layanan pendidikan terbaik di madrasah,” ujar Siti Ajnaimah.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan peserta, baik dari sisi akademik maupun teknis. Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi serta kesiapan perangkat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan asesmen berbasis digital.
“Kami dari pihak madrasah terus memberikan dukungan, mulai dari kesiapan tempat, perangkat, jaringan hingga pendampingan teknis. Harapannya seluruh tahapan AKGTK dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi GTK MIN 2 Kota Palembang,” tambahnya.
Kepala madrasah juga berharap hasil AKGTK nantinya tidak hanya dipandang sebagai capaian angka, tetapi dapat menjadi bahan refleksi bersama. Setiap hasil yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai kekuatan sekaligus aspek yang masih perlu diperkuat.
Hal tersebut sejalan dengan tujuan AKGTK yang menempatkan hasil pemetaan kompetensi sebagai salah satu dasar dalam penyusunan program pengembangan keprofesian berkelanjutan. Dengan pemetaan yang lebih terarah, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat dilakukan secara lebih sesuai dengan kebutuhan.
Bagi MIN 2 Kota Palembang, pelaksanaan AKGTK juga menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam menentukan kualitas layanan pendidikan yang diterima murid.
Kompetensi guru yang terus berkembang diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran. Sementara peningkatan kompetensi tenaga kependidikan diharapkan semakin memperkuat tata kelola dan layanan administrasi madrasah.
Pelaksanaan AKGTK berbasis digital juga menjadi momentum bagi warga madrasah untuk semakin terbiasa dengan pemanfaatan teknologi dalam mendukung berbagai kegiatan pendidikan. Penggunaan laboratorium komputer, sistem asesmen digital, serta kesiapan jaringan menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan di lingkungan madrasah.
MIN 2 Kota Palembang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program Kementerian Agama yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Dukungan tersebut dilakukan melalui kesiapan sarana prasarana, pendampingan teknis, serta mendorong guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
Dengan terlaksananya AKGTK Tahun 2026 di lingkungan MIN 2 Kota Palembang, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dengan lancar, tertib, dan penuh tanggung jawab. Hasil pemetaan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi GTK sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di MIN 2 Kota Palembang.
Pelaksanaan AKGTK ini pada akhirnya bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah asesmen, tetapi tentang membangun budaya evaluasi, refleksi, dan pengembangan diri secara berkelanjutan. Melalui guru dan tenaga kependidikan yang terus belajar dan berkembang, MIN 2 Kota Palembang diharapkan semakin mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh murid. (an)
