min2palembang.sch.id Berita Wujudkan Madrasah Hijau dan Berkelanjutan, MIN 2 Kota Palembang Perkuat Gerakan Adiwiyata Palembang MIN 2 Kota Palembang

Wujudkan Madrasah Hijau dan Berkelanjutan, MIN 2 Kota Palembang Perkuat Gerakan Adiwiyata Palembang MIN 2 Kota Palembang

Palembang Kemenag Sumsel

Kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan terus ditanamkan kepada murid MIN 2 Kota Palembang melalui berbagai kegiatan nyata di lingkungan madrasah. murid melaksanakan kegiatan membersihkan dan merawat fasilitas bank sampah serta kebun madrasah sebagai bagian dari pembiasaan perilaku peduli lingkungan. Kamis, 5/11/2026

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung bagi murid untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta memanfaatkan limbah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna. Tidak hanya mendapatkan pengetahuan melalui pembelajaran di kelas, murid juga dilibatkan secara aktif dalam menjaga dan merawat lingkungan madrasah.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membersihkan dan merapikan area bank sampah. Murid bersama-sama membersihkan ruangan bank sampah serta lingkungan di sekitar bangunan agar tetap bersih, tertata, dan nyaman. Mereka juga turut merawat tempat penyimpanan pupuk kompos yang merupakan hasil pengolahan limbah daun.

Keberadaan bank sampah di lingkungan madrasah menjadi sarana edukasi bagi murid untuk mengenal pengelolaan sampah secara lebih bijak. Daun-daun yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat diolah melalui proses pengomposan sehingga menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.

Melalui kegiatan tersebut, murid diperkenalkan pada pentingnya memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah sesuai jenisnya. Kebiasaan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir bahwa sampah bukan selalu sesuatu yang tidak berguna, melainkan dapat diolah kembali menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan tepat.

Selain merawat bank sampah, murid juga melaksanakan kegiatan membersihkan dan merawat kebun madrasah. Kegiatan diawali dengan mengumpulkan daun-daun kering serta bagian tanaman yang telah mati agar area kebun tetap bersih dan rapi. Daun-daun yang terkumpul juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan pengolahan pupuk kompos.

Tidak berhenti pada kegiatan membersihkan area kebun, murid turut memperhatikan kondisi tanaman yang tumbuh di dalamnya. Salah satunya dengan memeriksa tanaman pisang dan membersihkan hama yang menempel pada bagian tanaman. Perhatian terhadap kondisi tanaman ini merupakan bagian dari pembelajaran sederhana mengenai cara menjaga kesehatan dan pertumbuhan tumbuhan.

Murid juga melakukan pengamatan terhadap kondisi tanaman untuk mengetahui tingkat kesuburan dan memastikan tanaman mendapatkan perawatan yang diperlukan. Dengan terlibat secara langsung, murid belajar bahwa merawat tanaman membutuhkan perhatian, ketelatenan, dan tanggung jawab secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan membersihkan bank sampah dan merawat kebun madrasah tersebut memperlihatkan keterkaitan antara pengelolaan sampah organik dan pemeliharaan lingkungan hijau. Limbah daun yang dikumpulkan dapat diolah menjadi kompos, sedangkan pupuk kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesuburan tanaman di kebun madrasah.

Keterhubungan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid. Mereka tidak hanya diajak menjaga kebersihan, tetapi juga memahami proses sederhana bagaimana limbah organik dapat kembali memberikan manfaat bagi alam. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi praktik nyata dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.

Kepala MIN 2 Kota Palembang, Siti Ajnaimah, S.Pd.I., M.Ag., mendukung berbagai kegiatan pembiasaan positif yang melibatkan murid dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah. Kepedulian terhadap lingkungan perlu ditumbuhkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten, sehingga menjadi bagian dari karakter murid dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan seperti ini, madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter. Murid belajar bekerja sama, menjaga fasilitas bersama, memiliki rasa tanggung jawab, serta memahami bahwa kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan kepentingan bersama.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Asta Cipta, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan dan membiasakan perilaku positif yang memberikan manfaat bagi kehidupan. Pengelolaan sampah organik dan perawatan kebun menjadi contoh sederhana bagaimana pendidikan dapat diterapkan melalui tindakan nyata.

Diharapkan kegiatan membersihkan bank sampah dan merawat kebun madrasah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif murid, lingkungan MIN 2 Kota Palembang diharapkan semakin bersih, hijau, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian alam. (an)

0 Likes

Author: andre